KPK apresiasi langkah Pemkot Palembang tertibkan reklame

id pendapatan

Wakil Ketua KPK (Antara/Susilawati)

Palembang  (ANTARA News Sumsel) - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Palembang menertibkan reklame yang tak berizin atau sudah habis masa izinnya.

"Kita bangun mindset bahwa ada tugas negara untuk mengambil, memelihara dan mengembalikannya ke rakyat," kata Saut Situmorang ketika menghadiri deklarasi program optimalisasi penerimaan daerah melalui penertiban reklame di wilayah Kota Palembang, Kamis.

Menurutnya, pemerintah kota Palembang melihat dan berani menghitung tambahan pemasukan daerah. Ini baru satu item sumber pemasukan yang mau diambil, Pemkot Palembang sudah berani mematok target penambahan pendapatan.

Apalagi, lanjutnya, di bidang yang lain juga dilakukan hal serupa, maka pemerintah daerah bisa banyak mendapatkan tambahan pemasukan.

Ia mengatakan, peran KPK untuk meningkatkan pendapatan pemerintah daerah salah satunya menerapkan teknologi tapping box untuk dipasang di rumah makan dan hotel.

Dengan adanya alat tersebut, maka semua transaksi dari aktifitas hotel dan restoran bisa terekam sehingga pemerintah daerah bisa mendapatkan angka pastinya setoran yang diterima, katanya.

Sementara Wali Kota Palembang, Harnojoyo menyatakan, bahwa kemandirian suatu daerah diukur oleh pendapatan, jadi daerah tidak bisa mandiri tanpa pendapatan,  kalau hanya tergantung pada provinsi dan pusat.

"Potensi itu ada dan hari ini kami sangat bersyukur KPK dan gubernur ikut bersama-sama memotivasi Kota Palembang dalam meningkatkan pendapatan tentu ada berapa banyak yang kita optimalisasikan," ujarnya.

Untuk itu tentunya harus didukung semua pihak, peran masyarakat yang membayar pajak. Negara ini, daerah ini tidak bisa hidup tanpa adanya pajak.

"Kita potensi itu ada, karena itu terima kasih sudah didukung dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah," ujarnya.

"KPK memberikan pencerahan, bahwa kita punya potensi luar biasa untuk pemasukan bagi daerah," kata Gubernur Sumsel, Herman Deru menambahkan.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar