Logo Header Antaranews Sumsel

Menkeu waspadai kenaikkan harga komoditas akibat konflik geopoltik

Jumat, 26 April 2024 16:03 WIB
Image Print
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) bercanda gurau dengan sejumlah pejabat Kementerian Keuangan sebelum konferensi pers APBN KiTa edisi April 2024 di Jakarta, Jumat (26/4/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, tensi geopolitik di Timur Tengah, terutama antara Israel dan Palestina dapat menimbulkan dampak disrupsi lebih jauh terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia.

Ia memaparkan salah satu dampak terhadap harga minyak mentah. Minyak mentah Brent tercatat sudah mencapai 88 dolar AS per barel, meningkat 14,3 persen secara year to date (ytd). Begitu juga dengan West Texas Intermediate (WTI) yang juga mengalami peningkatan harga 17,5 persen (ytd) menjadi 84,2 persen.

“Kita masih harus waspada pada kemungkinan adanya gangguan ekonomi, dan mata rantai pasokan, terutama untuk minyak dan gas. Karena, kondisi di wilayah tersebut masih sangat dinamis (fluid,)” tutur Sri Mulyani saat konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Jumat.

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026