Pemkab Ogan Komering Ulu siapkan 100 unit komputer untuk tes CPNS

id tes cpns,perangkat komputer,pemkab oku

Pemkab Ogan Komering  Ulu siapkan 100 unit komputer untuk tes CPNS

Kepala BKPSDM Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Mirdaili. (ANTARA/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menyiapkan sebanyak 100 unit perangkat komputer untuk digunakan oleh peserta dalam melaksanakan ujian CPNS yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) pada Februari 2020 mendatang.

"Sebanyak 100 unit komputer ini kami siapkan di Laboratorium Balai Diklat Transito BKPSDM OKU yang akan dijadikan tempat pelaksanakan ujian nanti," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ogan Komering Ulu (OKU), Mirdaili didampingi Kabid Pengadaan, Pemberhentian, Penilaian dan Informasi (P31), Ari Susanti di Baturaja, Kamis.

Dia mengatakan dalam tahapan seleksi CPNS nanti meliputi dua kategori, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Untuk mengikuti tes SKB, peserta harus terlebih dahulu lolos tahap SKD. Jika gagal di SKD, maka tidak bisa mengikuti tes SKB," tegasnya.

Ia mengatakan, komputer yang disiapkan pemerintah daerah setempat tersebut untuk memenuhi kebutuhan 100 orang peserta yang akan melaksanakan ujian SKD menggunakan sistem CAT.



"Dalam satu hari ada lima sesi tes sehingga sebanyak 500 orang peserta yang mengikuti tes SKD ini. Jika pesertanya melebihi jumlah tersebut, maka akan dilanjutkan pada hari berikutnya," katanya.

Ia mengemukakan, pada pertengahan Desember 2019 ini pihaknya akan melakukan uji coba pada perangkat komputer tersebut sebelum digunakan saat pelaksanaan tes CPNS nanti.

"Karena 100 unit komputer yang disiapkan ini merupakan pengadaan tahun ini sehingga perlu dipastikan kesiapannya agar maksimal saat digunakan nanti," tegasnya.

Ia mengimbau bagi seluruh peserta yang akan mengikuti tahapan ini agar mempersiapkan diri dengan giat belajar supaya dapat menjawab semua pertanyaan untuk lulus CPNS.

"Mengenai berapa banyak jumlah soal dan durasi tes menggunakan sistem ini saya kurang paham. Namun, biasanya sama seperti sebelumnya," ujarnya.

Ia menambahkan, sejak penerimaan CPNS dibuka secara serentak di seluruh Indonesia pada 11-17 November 2019 lalu tercatat sebanyak 10.963 pelamar yang mendaftarkan diri untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pemerintahan daerah setempat.

Jumlah tersebut, lanjut dia, terdiri atas formasi tenaga pendidik sebanyak 3.723 pelamar, 1.698 tenaga kesehatan dan tenaga teknis 5.542 orang pelamar.

"Untuk jabatan yang paling banyak pelamarnya yaitu Satpol PP sebanyak 3.320 orang. Sedangkan, paling sedikit yakni hanya satu orang pelamar untuk jabatan penata anestesi," ungkapnya.

Menurut dia, saat ini panitia seleksi CPNS sedang memverifikasi berkas lamaran para pendaftar untuk dilanjutkan pada tahapan selanjutnya jika dinyatakan lulus dalam tahap verifikasi tersebut.

"Tahapan verifikasi pelamar ini akan berlangsung hingga 12 Desember 2019. Terkait jumlah yang Memenuhi Syarat (MS) dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) belum diketahui," ujarnya.
 

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar