Kabupaten Muba garap pembangunan kilang LPG

id Sekayu,Migas,Gas,Minyak,LPG

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex. (Dok. HumasMuba)

Sekayu (ANTARA) - Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan menggarap pembangunan kilang LPG di kawasan Jambi Merang melalui BUMD PT Petro Muba bekerja sama dengan PT Pertagas dan PT Taruko Muba Energi

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex di Sekayu, Kamis, mengatakan penandatanganan nota kesepahaman sudah dilakukan oleh tiga perusahaan ini beberapa waktu lalu.

"Berbagai pihak sudah menyusun rencana bisnis bersama. Ini menjadi suatu tugas mulia untuk mewujudkan kemandirian energi dan mengurangi defisit," kata dia.

Ia mengatakan pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM sangat mendukung rencana Pemkab Muba ini karena akan membantu negara dalam menekan impor LPG Gas dan menjaga ketahanan energi nasional.

Sementara itu bagi Muba, adanya kilang LPG ini akan meningkatkan pendapatan asli daerah dan sekaligus menjaga eksistensi bisnis di bidang migas.

Muba yang merupakan kabupaten penghasil minyak dan gas telah membangun storage (tempat penyimpanan/stasiun pengumpulan) minyak mentah di Desa Babat Toman.

Bahkan, pada 2019 ini ditemukan cadangan gas terbesar nomor lima di dunia di Blok Sakakemang, Bayung Lincir.

"Lapangan migas Jambi Merang ini telah beroperasi sejak 2011. Tentunya kami ingin terus meningkat nilai tambahnya, seperti penyerapan tenaga kerja lokal," kata Dodi.

Direktur PT Petro Muba Yuliar mengatakan alokasi gas akan disupport ke pabrik kilang LPG Muba sekitar 5 MM. Jumlah ini setara dengan perolehan 250-300 ton per-hari.

"Gas inilah yang akan disuplai ke masyarakat Muba untuk kebutuhan rumah tangga, jadi intinya dari Muba untuk Muba," kata dia.

Untuk memudahkan jangkauan, Yuliar merancang pembangunan pabrik kilang LPG di dekat sumber gas yakni di Jambi Merang. "Supaya prosesnya lancar," ujar dia.
 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar