Pemudik waspadai hewan ternak di jalan lintas Sumatera

id Jalur rawan,hewan ternak,jalur mudik,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, jembatan ampera, wong palemban

Pemudik waspadai hewan ternak di jalan lintas Sumatera

Hewan ternak Lembu bebas berkeliaran di Jalinsum Aek Nabara perkebunan PTPN3, Kabupaten Labuhanbatu menggangu pengguna jalan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalulintas. (ANTARA/Kurnia)

Rantauprapat (ANTARA) - Para pemudik yang melintasi Jalan lintas Sumatera atau Jalinsum wilayah Labuhanbatu Raya, Sumatera Utara agar mewaspadai sejumlah titik rawan hewan ternak lembu yang berkeliaran di pinggir jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu sore di sekitaran Jalinsum daerah Labuhanbatu Raya, puluhan hewan ternak itu bebas berkeliaran dan menyeberang jalan tanpa pengawasan pemiliknya.

Yakni di sekitaran Jalinsum Kabupaten Labuhanbatu Utara di perkebunan Berangir/Pinang Lombang PTPN 4, Jalinsum Kabupaten Labuhanbatu di perkebunan Aek Nabara PTPN3 dan Jalinsum Kabupaten Labuhanbatu Selatan perkebunan Sisumut hingga Torgamba PTPN3.

Pengguna jalan bernama Anto warga Kota Medan ketika beristirahat menyampaikan, kehadiran hewan ternak lembu di Jalinsum itu sangat mengganggu pengguna jalan, apalagi minimnya rambu-rambu peringatan tentang daerah kawasan ternak.

Gerombolan hewan itu juga kerap menyeberang jalan mencari rerumputan, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalulintas.

"Kehadiran hewan ternak Lembu di Jalinsum sangat mengganggu bang, apalagi tiba-tiba menyeberang jalan, sangat berbahaya itu," katanya.

Dia berharap pemerintah melalui Satuan Polisi Lalulintas, Dinas Perhubungan maupun Satuan Polisi Pamong Praja di daerah mengelar operasi rutin maupun mengeluarkan imbauan larangan keras melepaskan ternak di Jalinsum.

Menurutnya, momentum mudik Lebaran tahun 2019 ini dapat dijadikan sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan berlalulintas di daerah. "Kami harap pemerintah daerah memperhatikan hewan ternak itu untuk antisipasi kecelakaan," jelasnya.
 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar