Distribusi logistik pemilu gunakan mobil jenazah

id logistik pemilu

Pulau Belakangpadang yang bersebarangan dengan Singapura. Akibat keterbatasan angkutan, distribusi logistik pemilu di pulau itu terpaksa menggunakan mobil jenazah. (Naim)

Batam (ANTARA) (ANTARA) - Distribusi logistik pemilu di Pulau Belakangpadang, Kota Batam Kepulauan Riau, menggunakan mobil ambulans dan mobil jenazah, akibat alat angkut di pulau penyangga yang berhadapan dengan Singapura itu terbatas.

"Distribusi menggunakan ambulans dan mobil jenazah dan mobil operasional kebersihan terpaksa dilakukan karena di Belakangpadang hanya memiliki tiga armada tersebut," kata Camat Belakangpadang, Yudi Admaji di Batam, Senin.

Pulau Belakangpadang adalah pulau penyangga, yang merupakan pusat pemerintahan Kecamatan Belakangpadang. Pulau itu berhadapan langsung dengan Singapura.

Menurut Yudi, di pulau itu memang minim kendaraan roda empat. Masyarakat kebanyalan menggunakan sepeda motor.

Logistik pemilu tidak dapat dikirim menggunakan sepeda motor, karena cuaca yang tidak menentu.

"Cuaca gerimis mau hujan," kata Camat.

Selain 1 unit mobil ambulans kecamatan, 1 mobil operasional kebersihan dan 1 mobil jenazah, distribusi logistik juga menggunakan 3 unit mecak motor.

"Itu untuk mengangkut dari pelabuhan ke gedung nasional," kata dia.

Logistik pemilu yang terdiri dari 350 kotak diantar dari Pulau Batam ke Pulau Belakangpadang menggunakan 3 unit kapal.

Rencananya, logistik pemilu akan dikirimkan dari Gedung Nasional ke kelurahan-kelurahan yang berada di pulau lain.

"Pakai 2 boat, Kelurahan Kasu 11 TPS dan Pemping 3 TPS pakai satu boat, satu boat lagi Kelurahan Pecong 3 TPS dan Pulau Terung 12 TPS," kata dia.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar