BPBD: Musim hujan, sejumlah kawasan Rejang Lebong rawan longsor

id longsor,tanah longsor,longsor jalur curup-lubuk linggau,rejang lebong rawan longsor

BPBD: Musim hujan, sejumlah kawasan Rejang Lebong rawan longsor

Petugas kepolisian dan warga sedang membersihkan tanah longsor yang terjadi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, tepatnya di Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang pada Selasa sore (28/4). (HO-Polres Rejang Lebong)

Rejang Lebong (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan sejumlah kecamatan di daerah itu rawan bencana alam tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong M Budianto dihubungi di Rejang Lebong, Rabu, mengatakan sejumlah kecamatan yang rawan longsor ini adalah Kecamatan Sindang Kelingi, Sindang Dataran, Bermani Ulu, Kecamatan Curup Selatan, Binduriang dan beberapa kecamatan lainnya.

"Pada saat cuaca ekstrem seperti ini warga yang berada di daerah rawan longsor harus selalu waspada, jika hujan turun terus menerus kemungkinan terjadinya longsor bisa kapan saja terjadi," ujar dia.

Dia menjelaskan, curah hujan yang turun di wilayah itu cukup tinggi sebagai contoh pada Selasa (28/4) sore sehingga menyebabkan tanah longsor di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumsel, tepatnya di Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang.

Tanah longsor ini sempat menimbun jalan lintas tersebut dan beberapa jam kemudian berhasil dibuka oleh petugas gabungan TNI/Polri, BPBD dan masyarakat setempat.

Sebelumnya, bencana alam banjir dan tanah longsor juga terjadi pada Kamis pagi (23/4), di mana akibat banjir ini menyebabkan ratusan rumah dalam lima kecamatan terendam akibat meluapnya tiga sungai yang melintasi Kota Curup.

Selain itu hujan yang turun pada hari itu juga menyebabkan tanah longsor pada enam titik diantaranya lima titik di Jalan Lintas Sindang Kelingi - Sindang Dataran dan satu titik di Jalan Lintas Curup - Muara Aman.

Dia mengimbau kalangan masyarakat Rejang Lebong untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, warga yang bermukim di dekat perbukitan yang rawan longsor agar siap-siap mengungsi ke tempat yang aman jika hujan turun dalam waktu yang panjang.

Sedangkan untuk mengantisipasi dampak dari kemungkinan bencana alam di wilayah itu pihaknya saat ini telah membuka posko siaga bencana di kantor BPBD Rejang Lebong, kemudian menyiagakan personel dari pusdalops, relawan penanggulangan bencana dan peralatan penanggulangan bencana seperti perahu karet, mobil dapur umum, serta alat berat berupa loader maupun ekskavator.***3***
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar