Polres OKU Timur tindak tegas 17 pelaku begal

id begal,kejahatan,polisi,polres

Kapolres OKU Timur Erlin Tangjaya. (Antara News Sumsel/Joko Wiyanto/19)

Palembang (ANTARA) - Kepolisian Resor Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan,  melalui tim shadow walet telah menindak tegas 17 pelaku begal

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tanjaya di Martapura, Kamis, mengatakan kasus pembegalan atau yang biasa disebut gerandong oleh masyarakat setempat ini sebelumnya sudah sangat meresahkan berdasarkan laporan kejahatan yang diterima Polres OKU Timur dalam beberapa pekan terakhir.

“Atas dasar ini, saya membentuk tim khusus untuk menangkap gerandong ini, dan saya juga berterima kasih sekali karena ada masyarakat yang secara diam-diam menginformasikan lokasi tempat tinggal pelaku,” kata dia.

Ia mengungkapkan salah seorang informan malah memberikan data hingga detail, seperti foto dan alamat rumah pelaku. Ada juga yang menginformasikan karena dirinya sudah insaf, sementara temannya masih menjadi pembegal.

Kapolres mengatakan terkait kejahatan begal ini, polisi bertindak tegas sesuai dengan perintah Kapolda Sumsel karena perbuatan pelaku tak segan-segan menghilangkan nyawa korbannya.

“Saya berjanji jika masih ada pembegalan maka kami tidak segan-segan mengantar para pelaku begal untuk dikirim ke ruang jenazah. Saat ini kami masih memburu sejumlah pelaku,” kata dia.

Untuk menekan kejahatan di Bumi Sebiduh Sehaluan ini, kepolisian terus menyosialisasikan upaya pencegahannya ke kecamatan hingga desa di OKU Timur.

Sebelumnya anggota Polres OKU Timur meringkus dua pelaku begal kurang dari 24 jam, setelah kejadian pembegalan dan pembunuhan terhadap pasangan suami istri. Akibat kejadian tersebut Jumadi (45) tewas.

Kedua pelaku tersebut bernama Lamin alias Pesek (31) dan Herman (28) yang merupakan warga Desa Srimulyo Tapus, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur.
 
Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar