Kota Samarinda dilanda banjir

id korban banjir samarinda,banjir samarinda,banjir kalimantan,bencana banjir

Dua pria menarik perahu yang disewakan untuk mengangkut warga dan motor dari kawasan Jalan A Yani yang terendam banjir di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (12/6/2019). Banjir yang melanda Samarinda selama enam hari terakhir membuat warga setempat menyewakan perahu guna mengangkut barang, motor serta pengguna jalan yang ingin melintasi kawasan banjir. (ANTARA FOTO/KIRANA LARASATI)

Samarinda (ANTARA) - Banjir yang dalam beberapa hari terakhir melanda wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berdampak pada 17.485 keluarga yang terdiri atas 56.123 warga di 15 kelurahan yang ada di lima kecamatan, paling banyak di Kecamatan Sungai Pinang, kata pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

"Kami bersyukur karena sejak kemarin air terus surut," kata Sekretaris BPBD Kota Samarinda Hendra AH di Samarinda, Jumat.

Dampak banjir dirasakan oleh 1.023 keluarga yang meliputi 32.726 orang di Kecamatan Sungai Pinang, di mana korban banjir tersebar di Kelurahan Gunung Lingai (4.370), Temindung Permai (14.237), Sungai Pinang Dalam (2.642), Bandara (11.104), dan Mugirejo (373).

Di Kecamatan Samarinda Utara total jumlah warga yang terdampak banjir 15.706 orang, tersebar di Kelurahan Sempaja Timur (9.153), Sempaja Selatan (3.985), Sempaja Utara (2.511), dan Lempake (57).

Banjir juga berdampak pada 6.038 warga di Kecamatan Samarinda Ulu dengan rincian 4.200 orang di Kelurahan Sidodadi dan 1.438 di Kelurahan Bukit Pinang.

Selain itu banjir berdampak pada 1.612 warga Kelurahan Pelita di Kecamatan Samarinda Ilir dan 81 warga di Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang.

Hendra menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membangun posko secara mandiri dan menyalurkan bantuan berupa makanan siap konsumsi, bahan pangan, dan obat-obatan untuk membantu meringankan beban korban banjir.


 

Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar