Menteri Pertanian: Stok beras mencukupi selama tujuh bulan

id mentan, amran sulaiman, beras, gabah, stok beras, persediaan, sawah, padi, petani

Dokumentasi - Persediaan beras di gudang Bulog (FOTO ANTARA Sumsel/Nova Wahyudi/17)

Palembang  (ANTARA Sumsel)  - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, stok beras nasional mencukupi hingga tujuh hingga delapan bulan ke depan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

"Persediaan beras secara nasional sekarang ini mencapai 1,25 juta ton sehingga bisa bertahan lebih lama, " kata Menteri  Amran di Palembang, Jumat.

Dia mengatakan,  sekarang ini sudah mulai memasuki masa panen sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan salah satu kebutuhan pokok itu.

Beberapa daerah yang mulai tanam sehingga tiga bulan ke depan mulai panen. Yang jelas, katanya, beras aman karena persediaan masih cukup banyak.

Dia mengatakan, kepastian beras mencukupi itu bukan saja melihat persediaan di gudang Bulog tetapi juga di pasar - pasar tradisional yang ada, karena  beberapa waktu lalu pihaknya mengecek kondisi persediaan beras dibeberapa pasar di Jakarta,.

Dia mengatakan, jadi berdasarkan pemantauan tersebut ternyata persediaan beras masih melimpah. Persediaan beras yang melebihi dari kebutuhan itu memang sudah menjadi target Kementerian Pertanian.

Hingga kini  pihaknya terus mengoptimalkan produksi beras antara lain melalui pemberian bibit unggul dan penataan air.  Pengoptimalan produksi beras itu karena lahan yang kurang produktif masih luas.

Selain itu juga untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan melalui pemanfaatan lahan tidur, Namun semua itu tidak terlepas dari dukungan semua pihak terutama petani agar produksi meningkat, tambah dia.

Menteri  Andi Amran Sulaiman berkunjung ke- Sumsel serangkaian panen padi di lahan rawa lebak dan mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara kegiatan peremajaan kebun sawit di Kabupaten Musi Banyuasin.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar