Penjualan Pertamax Turbo terus meningkat di Pangkalpinang

id pertamina,pertamina turbo,pertamax

Penjualan Pertamax Turbo terus meningkat di Pangkalpinang

Pengisian bahan bakar pertamax turbo pada acara peluncuran produk tersebut di Pangkalpinang belum lama ini. (ANTARA/HO/20)

Palembang (ANTARA) - Penjualan produk Pertamax Turbo terus meningkat di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak diluncurkan kurang dari sepekan lalu.

Unit Manager Com Rel & CSR Sumbagsel PT Pertamina Wilayah Sumbagsel Umar Ibnu Hasan, Sabtu, mengatakan tingginya minat ini karena munculnya kesadaran dari konsumen mengenai pentingnya menjaga ketahanan mesin kendaraan.

“Hasil pembakaran dari Pertamax Turbo tidak menyebabkan arang pada mesin sehingga asap menjadi lebih bersih. Dengan Research Octane Number (RON) sebesar 98, Pertamax Turbo merupakan BBM terbaik di Indonesia saat ini,” kata Umar.

Formula Ignition Boost menyebabkan Pertamax Turbo membuat mesin lebih responsif, meningkatkan akselerasi dan performa mesin. Kadar oktan yang tinggi juga mengakibatkan sempurnanya pembakaran, efisiensi BBM, kecepatan kendaraan menjadi maksimal, kendaraan menjadi lebih nyaman untuk dikendarai.

Pertamina juga menjaga stabilisasi udara dengan meluncurkan Bahan Bakar Berkualitas (BBK) ramah lingkungan dengan emisi gas buang berkadar karbon rendah dan dengan kadar sulfur maksimal 50 part per million (ppm) atau setara dengan standar  Euro 4.

Sebelumnya, Pertamina melakukan kegiatan podcast di Warkop PAPA Pangkalpinang dengan menghadirkan pembicara Sadli Ario Priambodo dan Arif Wahyudi selaku Chief Mekanik Yamaha Pangkalpinang, Jumat (23/10).

Acara yang dipandu host Naomi dan Guntur itu diikuti peserta komunitas motor dan awak media ini membahas mengenai keandalan bahan bakar kendaraan.

"Sebelumnya mesin motor menggunakan metode manual dengan karburator, sementara untuk kendaraan keluaran terbaru menggunakan teknologi fuel injection yang tentunya memerlukan BBM dengan oktan tinggi,” ujar Arif.

Sadli kemudian menambahkan bahwa awalnya konsumen membeli BBM oktan rendah karena harganya terjangkau. Bahan bakar yang tidak sesuai dapat menyumbat sistem komponen bahan bakar.

"Penumpukan deposit di sistem injeksi menyebabkan performa menurun, kompresi juga menurun, gas buang menjadi lebih kotor, menyebabkan tingginya biaya perawatan,” kata dia.

Ahmad Riadi, salah satu peserta touring Komunitas Yamaha NMax Club Indonesia, mengatakan dirinya sempat mengunakan Pertamax Turbo saat touring ke Sabang.

“Keiritan dan perbedaan tarikannya juga kami rasakan. Dengan Oktan 98, untuk motor 250 cc," kata dia.

 

Pria yang sudah malang melintang touring motor bermesin 250 cc itu, bersiap menjajal lagi keandalan Pertamax Turbo dalam touring terbatas bersama komunitas "MAXI OWNER" di Pangkalpinang, Babel, Sabtu (24/10).

Start diawali di SPBU 23.331.11 Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, ditandai dengan pengisian Pertamax Turbo oleh Region Manager Retail Sales II Riza Pahlefi bersama Sales Area Manager Pertamina Sumsel Babel Sadli Ario Priambodo.

Kegiatan ini sekaligus menandai peluncuran Pertamax Turbo di Pangkalpinang, yang telah diujicobakan selama sepekan dimana menunjukkan antusiasme konsumen.

"Alhamdulillah, sejak Pertamax Turbo pertama kali hadir di SPBU Pangkalbalam, Sabtu (9/10), omset saat ini mencapai 500 liter per hari, target kami 1.000 liter per hari. Pertamax Turbo akan hadir juga di Sungailiat dan Toboali Bangka Selatan,” kata Riza.

Para bikers motor Bangka yang terdiri dari lebih 25 motor ini berangkat dari SPBU Pangkalbalam sekitar pukul 10.00 WIB menuju Danau Kaolin Koba dengan jarak sepanjang 140 Km (PP).

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar