Kenaikkan harga daging ayam ras picu inflasi Sumsel

id bawang,bawang merah,bawang putih,BPS,badan pusat statistik,harga komoditas

Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih (paling kanan). (Antara News Sumsel/Dolly Rosana/19)

Palembang (ANTARA) - Kenaikan harga daging ayam ras akibat tingginya permintaan memicu inflasi di Sumatera Selatan pada Mei 2019 dengan menyumbang hingga 0,43 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan Endang Tri Wahyuningsih di Palembang, Rabu, mengatakan tingginya harga daging ayam ini dipengaruhi momen Ramadhan dan menjelang Idul Fitri yang ditandai dengan lonjakan permintaan.

“Inflasi dan komoditas penyumbangnya pada bulan Mei merupakan pola yang biasa terjadi di bulan Ramadan, terutama di Kota Lubuk Linggau,” kata dia.

Endang mengatakan BPS menghitung inflasi Sumatera Selatan (Sumsel) berdasarkan dua kota di provinsi itu, yakni Palembang dan Lubuk Linggau.

Menurutnya, kenaikan harga daging ayam ras tersebut terjadi di dua kota itu, selain ada pula komoditas bahan makanan lainnya, seperti bawang putih, cabai merah, dan bawang merah yang juga harganya mengalami peningkatan.

Inflasi di Kota Palembang tercatat sebesar 0,38 persen, sementara Kota Lubuk Linggau mengalami inflasi sebesar 0,88 persen.

Ia mengatakan pengendalian harga daging ayam ras menjadi tugas bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) karena komoditas itu sudah menjadi kontributor utama penyumbang inflasi selama beberapa tahun terakhir.

“Ini yang jadi PR (pekerjaan rumah) karena sebetulnya pola distribusi daging ayam ras sendiri tidak panjang, dari produsen langsung ke pedagang eceran dan ke konsumen akhir. Apalagi kalau kami lihat di sisi hulu sektor peternakan juga bagus,” kata dia.

Endang melanjutkan sektor peternakan yang baik itu tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) tersebut yang tercatat masih di atas 100.

Sebelumnya, BPS memperkirakan produk bumbu dapur terutama bawang putih dan dan bawang merah menjadi penyumbang inflasi, namun karena upaya masif yang dilakukan pemerintah untuk menurunkan harga, maka menjelang Lebaran terjadi penurunan harga. Justru harga daging ayam ras yang menyentuh Rp35.000-Rp40.000 per kilogram.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar