Kondisi jalur mudik lintas tengah Sumatera Tapsel-Madina relatif baik

id jalan mudik, berita tapsel, jalinsum bagus, berita sumut terbaru,Jalur mudik lintas tengah Sumatera Tapsel,lintas tengah

Ruas jalan nasional lintas tengah Sumatera tepatnya di daerah Kabupaten Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan yang masih lengang dari kendaraan mudik lebaran (Antara Sumut/Kodir)

Tapsel (ANTARA) - Infrastruktur ruas jalan mudik lintas tengah Sumatera untuk wilayah Tapanuli Selatan mulai batas Kota Padangsidimpuan - Kabupaten Mandailing Natal (Madina) , Sumatera Utara kondisinya jauh lebih baik.

Pantuan ANTARA, Sabtu, boleh dikatakan sepanjang jalur itu dilalui relatif baik meski sebagian badan jalan "keriting" dan bergelombang akibat aspal hotmix tidak rata dan baru tambal sulam.

Dibanding jalan nasional lintas tengah menghubungkan Pasar Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan - Batas Kabupaten Tapanuli Utara, dan lintas barat batas Kota Padangsidimpuan - Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara yang keadaannya banyak yang rusak.

Untuk jalur lintas tengah arah batas Kota Padangsidimpuan menuju Aek Godang, Kabupaten Padang Lawas Utara juga boleh dikatakan relatif baik karena kelancaran kendaraan melintas.

Kendati jalur lintas tengah menuju Penyabungan ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) relatif baik, namun para pemudik yang ingin mau melintasi daerah ini agar lebih berhati-hati dan mengatur kecepatan kendaraannya.

Kemungkinan besar jalur darat lintas tengah dan lintas barat Sumatera ini akan mulai dipadati kendaraan saat memasuki musim liburan anak sekolah sekaligus libur Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

Sekadar mengingatkan, bila melintasi jalur batas Kota Padangsimpuan - Tarutung via Sipirok, dan Padangsidimpuan - Sibolga via Batang Toru agar ekstra hati-hati soalnya badan jalan banyak rusak.

Kondisi bram jalannya terjal dan tajam tambah lobang-lobang menghiasi badan jalan serta bahu jalan sejumlah titik banyak yang amblas dan bahkan belum diperbaiki yang dikhawatirkan dapat mengancam jiwa pengendara.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar