BPBD minta daerah rawan kebakaran lahan tetap siaga

id kebakaran lahan,berita sumsel,berita palembang,antara sumsel,antara palembang,Iriansyah

Dokumentasi- Petugas BPBD Provinsi Sumatera Selatan menarik selang air saat akan melakukan pemadaman kebakaran lahan. (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol/18)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan minta bagi daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tetap siaga dalam mengantisipasi agar tidak terjadi kabut asap akibat kebakaran.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Iriansyah di Palembang, Rabu, mengatakan walaupun satuan tugas pencegahan kebakaran hutan dan lahan telah dibubarkan tetapi daerah rawan kebakaran harus selalu siaga.

"Sekarang ini tugas pencegahan telah diserahkan pada BPBD dan instansi terkait lainnya di kabupaten dan kota Sumsel, sehingga siaga harus menjadi perhatian," ujarnya.

Dia mengatakan, hal ini karena sewaktu-waktu bisa saja timbul titik api karena intensitas hujan sekarang ini belum merata dan tinggi.

Sehubungan itu bagi kabupaten dan kota terutama daerah rawan kebakaran hutan dan lahan harus tetap siaga untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Daerah rawan kebakaran hutan dan lahan berdasarkan pengalaman selama ini antara lain Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, Musirawas.

Memang, kata dia, daerah tersebut terdapat lahan gambut dan hutanya juga masih luas sehingga rawan kebakaran bila saat musim panas.

Menurut dia, memang selama Satgas terbentuk kabut asap tidak terjadi karena petugas baik darat maupun udara cukup maksimal melaksanakan pencegahan.

Bahkan, menurut dia, satgas rutin melaksanakan patroli darat dan udara untuk memadamkan titik api bila timbul. Selain itu juga bom air rutin disiramkan melalui helikopter dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan tersebut.

"Alhamdulillah Sumsel tidak terjadi kabut asap terutama pada saat pelaksanaan Asian Games Agustus lalu sehingga pesta olahraga internasional tersebut berlangsung sukses," katanya.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar