7.500 rumah bakal dapat sambungan gas gratis

id meteran gas,gas rumah tangga,Ditjen Migas Kementerian ESDM,gas gratis,sambungan gas gratis,berita sumsel,berita palembang

7.500 rumah bakal dapat sambungan gas gratis

Petugas Perusahaan Gas Negara (PGN) memastikan keandalan instalasi saluran rumah tangga di rumah warga . (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/Ang)

....Fokus pembangunan jaringan gas alam ini memang difokuskan di wilayah Seberang Ulu karena jaringannya memang belum ada di sana....
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Sebanyak 7.500 rumah tangga bakal mendapatkan sambungan gas gratis dari pemerintah menggunakan dana APBN melalui alokasi dana bantuan Ditjen Migas Kementerian Energi Sumber Daya Mineral.

Pejabat sementara Wali Kota Palembang Akhmad Najib di Palembang, Rabu, mengatakan sambungan gas gratis ini akan dilaksanakan di Kecamatan Seberang Ulu di Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU II di Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Plaju di Kelurahan Plaju Ulu dan Kecamatan Jakabaring di Kelurahan Tuan Kentang.

"Fokus pembangunan jaringan gas alam ini memang difokuskan di wilayah Seberang Ulu karena jaringannya memang belum ada di sana, selain tingkat kemiskinannya relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah lain," kata dia.

Ia mengatakan pada 2019 pemerintah menargetkan 12 ribu sambungan rumah tangga (SR) di lokasi yang berbeda Kota Palembang.

"Pertama akan dilakukan pendataan, lalu survei kawasan ke lokasi yang menjadi prioritas sambungan gas alam. Mudah-mudahan program ini lanjut hingga 2019," kata dia.

Sementara itu, Plt Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan, realisasi rencana ini merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan gas.

Pada 2018 pemerintah menganggarkan dana sekitar Rp886 miliar untuk pembangunan jaringan gas.

"Untuk tahun ini, anggaran Ditjen Migas Rp1,7 triliun. Hanya Rp280 miliar yang digunakan untuk belanja rutin. Sisanya Rp1,42 triliun digunakan untuk pembangunan, salah satunya jaringan gas. Kami alokasikan (jaringan gas) hampir Rp900 miliar," kata Ego.

Pembangunan infrastruktur ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar dari seluruh anggaran APBN, minimal separuhnya harus dapat dinikmati oleh masyarakat.

Ia mengatakan gas alam ini risikonya sangat kecil, jadi lebih banyak keuntungan dibanding dengan gas tabung. Kriteria gas bumi ini tidak berbau, tidak berwarna, tidak terlihat, tidak beracun dan mempunyai nilai kalori lebih ringan dari udara.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Palembang mendapatkan bantuan dari Ditjen Migas Kementerian ESDM berupa jaringan gas rumah tangga yakni 3.000 sambungan rumah tangga (SR) dan dari hasil survei konsultan didapatkan 4.315 SR.

(T.D019/E005)
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar