BNN Tingkatkan Operasi Pemberantasan Narkoba

id bnn, pemberantasan narkoba, badan narkotika nasional, berantas narkoba, tingkatkan pemberantasan narkotika

Kepala BNN Provinsi Sumsel Anthoni Hutabarat (ANTARA Sumsel/17/Yudi Abdullah)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan akan terus meningkatkan operasi pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan obat-obatan berbahaya.

"Operasi pemberantasan narkoba perlu ditingkatkan untuk mempersempit ruang gerak pengedar narkoba dan mencegah timbulnya korban baru," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan Brigjen Pol Anthoni Hutabarat, di Palembang, Kamis.

Menurut dia, peredaran gelap narkoba sekarang ini semakin meluas, tidak hanya di tempat hiburan malam dan kelompok remaja, tetapi memasuki berbagai lapisan masyarakat.

Dengan gencarnya operasi di sejumlah tempat yang diduga menjadi tempat mengedarkan dan memakai narkoba, diharapkan dapat menurunkan kegiatan transaksi barang terlarang itu serta menurunkan jumlah masyarakat yang menjadi korban narkoba, katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya terus berupaya menurunkan angka penyalahgunaan narkoba dengan menjalin kerja sama dengan semua pihak dan lapisan masyarakat untuk mempersempit aktivitas peredaran narkoba serta munculnya pencandu baru.

Pemberantasan narkoba memerlukan tindakan tegas untuk memberikan efek jera, siapapun yang terjaring operasi dan terbukti berperan sebagai bandar/pengedar barang terlarang itu, akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum.

Sementara bagi masyarakat yang terjaring operasi pemberantasan narkoba namun terbukti hanya sebagai pemakai, pihaknya akan melakukan pembinaan dan memasukannya dalam program rehabilitasi untuk menghilangkan ketergantungan/kecanduan barang terlarang itu. 

Melalui upaya tersebut diharapkan ke depan jumlah pengedar dan pengguna barang terlarang itu bisa diminimalkan, dan generasi muda yang diharapkan menjadi penerus bangsa bisa diselamatkan dari pengaruh narkoba, ujar Anthoni.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar