Kawasan Jakabaring Palembang diproyeksi jadi kota mandiri

id Jakabaring, Perumahan Rakyat, Harnojoyo

Sejumlah wisatawan lokal menikmati wisata olahraga di komplek olahraga Jakabaring Sport City (JSC), Palembang.(Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/dol/17) ()

Palembang (ANTARA Sumsel) - Kawasan Jakabaring yang menjadi lokasi Jakabaring Sport City, Palembang, diproyeksikan pemerintah setempat bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjadi kota mandiri.

Wali Kota Palembang Harnojoyo di Palembang, Kamis, mengatakan, kawasan tersebut sangat layak untuk dikembangkan menjadi kota mandiri karena beragam infrastruktur dan fasilitas umum telah tersedia.

"Tujuan lainnya, kami ingin memeratakan pembangunan. Selama ini pembangunan banyak terkonsentrasi di Seberang Ilir, kini akan digarap juga kawasan Seberang Ulu," kata Harnojoyo.

Kerja sama dengan pemerintah pusat ini juga bertujuan untuk menghapuskan kawasan kumuh di perkotaan. Sebab sejauh ini sebagaian besar kawasan kumuh itu banyak ditemui di Seberang Ulu.

"Jika ditata menjadi kota mandiri, tentunya kawasan kumuh ini dengan sendirinya berangsur-angsur hilang. Mudah-mudahan terwujud," kata dia.

Pembangunan kota baru tersebut akan dipusatkan di kawasan Jakabaring yang meliputi, Kecamatan Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Kecamatan Plaju dan Kecamatan Jakabaring.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapeda Litbang) Herray Hadi mengatakan program ini merupakan program nasional, yang intinya untuk mempercepat pembangunan yang dianggap kurang atau ada kesenjangan.

"Selama ini pembangunan di Seberang Ilir lebih banyak dibandingkan Seberang Ulu. Kami lakukan pemerataan pembangunan sehingga disebut Kota Baru," kata Herry.

Ia menjelaskan bahwa pengarapan program nasional ini, tidak semata hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota Palembang saja namun akan berlangsung lintas sektoral.

"Ini multi sektor, multi stake holder dengan adanya singkronisasi maka kami optimistis program ini akan jalan," ujar dia.

Program Kota Baru ini di jalankan di 10 kota di Indonesia di luar Jawa, di antaranya, Pontianak, Tanjung Selor, Manado, Makassar dan Kota Palembang.

Percepatan pembangunan dan pemerataan pembangunan menjadi tujuan dari program ini sehingga pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di Jawa, kata dia.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar