Rakyat terganggu survei elektabilitas pesanan

Pewarta : id elektabilitas, survei, pesanan

Ilustrasi (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan, rakyat terganggu oleh survei elektabilitas pesanan untuk menggiring pada opini tertentu.
       
"PPP tidak terganggu oleh survei. Tapi rakyat terganggu dengan survei pesanan yang membolak-balik opini atas nama metoda ilmiah," katanya melalui pesan singkat kepada Antara, Sabtu.
       
Ia menambahkan, bila hal ini terus dibiarkan, maka rakyat akan terus mendapatkan informasi kehidupan politik nasional dengan cara yang sesat.
      
Untuk itu, ia mengusulkan agar lembaga survei diakreditasi, sehingga tidak bermain-main dengan opini berbalut metoda ilmiah survei.
       
"Lembaga survei harus mengakreditasi dirinya dengan kesepakatan yang mereka bangun dalam asosiasi lembaga-lembaga survei," katanya.
       
Menurut dia, beberapa hal yang perlu diatur lembaga survei, diantaranya kualifikasi para peneliti, periode sampling, jumlah sampel untuk setiap tingkat kepercayaan, metodologi survei, dan akuntabilitas publikasi yang dilakukan.
       
"Dengan demikian bisa diketahui ke depan, lembaga - lembaga survei yang tidak terakreditasi dapat diabaikan hasilnya. Sementara, lembaga yang terakreditasi, hasil publikasi surveinya bisa diperbandingkan sebagai alat ukur ilmiah," katanya.
       
Ia menambahkan, untuk mengembalikan kredibilitas lembaga - lembaga survei yang terpuruk akibat publikasi berlebihan dari lembaga - lembaga survei yang tak jelas dengan kualitas yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, harus ada survei atas tingkat kepercayaan masyarakat terhadap survei.
        
"Apakah masyarakat percaya kepada survei, atau masyarakat memang tidak pernah percaya. Ini penting sebagai bentuk kejujuran keberadaan lembaga survei yang mengklaim menggunakan metoda ilmiah dalam cara kerjanya," katanya.

Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar