Sumsel optimalkan pencegahan karhutla

id karhutla, cegah karhutla musi kemarau 2021, antisipasi karhutla, karhutla dapat timbulkan bencana kabut asap, cegah benc

Sumsel optimalkan pencegahan karhutla

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya . (ANTARA/Yudi Abdullah/21)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupaya mengoptimalkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan menghadapi musim kemarau pada 2021.

"Pencegahan secara maksimal itu dilakukan agar bisa dihindari bencana kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat menimbulkan gangguan berbagai aktivitas dan kesehatan masyarakat," kata Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya di Palembang, Jumat.

Dia menjelaskan pencegahan perlu dilakukan secara optimal karena jika sudah terjadi karhutla sulit dilakukan pemadaman apinya.

"Kebakaran hutan dan lahan sebagian besar terjadi di lahan gambut sehingga jika terbakar sulit untuk dipadamkan dan menimbulkan kabut asap," katanya.

Untuk melakukan pencegahan karhutla, pihaknya membentuk satgas gabungan yang didukung personel TNI/Polri.

Satgas gabungan tersebut sudah mulai bekerja, melakukan pengawasan sejumlah kabupaten yang tergolong rawan karhutla dan terdapat lahan gambut cukup luas, seperti Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin.

"Melalui upaya tersebut diharapkan provinsi ini dapat terhindar dari karhutla besar yang berpotensi mengakibatkan bencana kabut asap," ujar Mawardi.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol.Eko Indra Heri mengatakan pihaknya berupaya mendukung pemprov melakukan pencegahan terjadinya karhutla.

Untuk melakukan pencegahan, pihaknya berupaya melakukan pembinaan kepada masyarakat di desa yang rawan karhutla agar tidak melakukan pembakaran ketika akan membuka atau membersihkan lahan pertanian/perkebunan.

Selain itu, pihaknya akan melakukan penegakan hukum secara tegas bagi siapapun yang terbukti secara sengaja melakukan pembakaran lahan pada musim kemarau yang asapnya dapat menimbulkan pencemaran udara serta mengganggu aktivitas masyarakat.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar