ACT Sumsel bagikan makanan gratis kepada warga dhuafa

id aksi cepat tanggap sumsel,makanan gratis,dhuafa,anak jalanan,sumsel

ACT Sumsel  bagikan makanan gratis kepada warga dhuafa

Belasan anak jalanan di Kota Palembang, Sumsel, sedang antre mengambil makanan gratis dari Gobal Zakat ACT, Jumat (11/10/2019). (FOTO ANTARA/Aziz Munajar)

Palembang (ANTARA) - Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan membagikan sebanyak 500 makanan gratis kepada warga dhuafa dan anak jalanan di Kota Palembang.

Head Of Marketing ACT Sumsel, Diwa, Jumat, di Palembang mengatakan sebelum dibagikan kepada dhuafa, bahan makanan dimasak di Masjid Al-Fattah Sekip bersama kru Food Truck ACT yang sedang singgah di Kota Palembang.

"Layanan makan gratis ini adalah implementasi Global Zakat yang menyasar orang-orang tidak mampu secara ekonomi," katanya disela-sela pembagian.

Menurut dia layanan bersama Food Truck ACT hanya terbatas satu hari karena truk harus bergerak ke wilayah lain, namun pembagian makanan gratis tetap dilaksanakan rutin pada implementasi berikutnya.

Selain membantu masyarakat di berbagai lokasi bencana, kata dia, ACT juga tetap membantu masyarakat di wilayah yang tetap membuthkan uluran tangan termasuk kaum dhuafa di Kota Palembang.

"Ada dua titik pembagian 500 makanan gratis hari ini, pertama di sekitaran Masjid Al-Fattah dan anak jalanan, kedua di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan," katanya.

Pembagian makanan gratis itu dilakukan bekerja sama dengan beberapa komunitas seperti Paguyuban Motor Sriwijaya, Gopas, Garing, URC Bikers, MRI Kgb, Kelalar, Kito Pacak Community, dan Gojek Grab Pulau Mas.
Selain membagikan makanan gratis kepada dhuafa dan anak jalanan, ACT Sumsel juga menerima dana himpunan dari jamaah Masjid Al-Fattah Sekip untuk korban kerusuhan di Wamena, Provinsi Papua.

ACT Sumsel membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin membantu kaum dhuafa melalui transfer donasi ke nomor rekening BNI Syariah 999 000 435 atas nama Global Zakat, demikian Diwa.
 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar