Tips merancang bisnis model canvas

id bisnis model canvas,shopee,belanja online,jualan online,ekonomi digital

Tips merancang bisnis  model canvas

Suasana workshop "Muda Berdaya," yang diikuti oleh siswa Sekolah Menengah Atas dan sederajat, di Palembang, Jumat (27/9/2019). (ANTARA News/HO/Shopee Indonesia)

Palembang (ANTARA) - Perencanaan menjadi langkah awal yang penting bagi seorang wirausahawan, termasuk merancang bisnis model canvas.

"Bisnis model canvas dapat membantu wirausahawan pemula memulai bisnis dengan lebih mudah dan teratur. Model bisnis itu akan membedah semua aspek yang ada dalam bisnis," ujar pendiri platform kreatif edukasi Lingkaran.co Wendy Pratama saat mengisi lokakarya "Muda Berdaya" Shopee di Palembang, Sabtu.

Wendy mengibaratkan bisnis model canvas sebagai kompas yang menjadi penunjuk arah kapal saat berlayar.

"Mulai target pelanggannya siapa? Cara dapatkan uangnya bagaimana? Cara mendapatkan pelanggan via sosmed kah? atau lewat toko kah? Jadi, itu jadi pondasi utama dari bisnis model," katanya.

Dalam bisnis model canvas, Wendy menjelaskan, terdapat sembilan blok dimulai dari target pelanggan.



"Kita definisikan dulu target pelanggannya siapa, target marketnya seperti apa, di mana, umur berapa," katanya.

Kedua, nilai bisnis (value preposition) yang membedakan bisnis kita dengan bisnis orang lain. Atau, bisa dikatakan dengan penjualan yang unik (uniqe selling).

Selanjutnya, menentukan kanal penjualan untuk mendistribusikan barang agar sampai ke pelanggan.

"Keempat, tipe relasi. Kita harus jaga tipe relasi yang akan dibangun dengan pelanggan. Apakah harus dipandu satu-satu dalam pembelian atau harus bisa otomatis," kata Wendy.

Kelima, sumber daya kunci agar mengetahui apa yang dimiliki atau bisa disebut aset perusahaan. Selanjutnya keenam, kegiatan utama yang wajib dilakukan dalam berbisnis.

Ketujuh, identifikasi mitra-mitra utama untuk menentukan pihak mana saja yang perlu diajak bekerjasama.



"Misalkan, kita jualan pempek, masak pempeknya, buka tokonya, marketing atau sales-nya, sampai ke aftersales-nya harus ada customer relation. Berarti, kerjasamanya dengan suplier bahan bakunya. Kita tinggal masak saja," ujar Wendy.

Kedua terakhir adalah metode pemasukan untuk mengetahui asal pendapatan dan struktur pengeluaran.

"Bisnis model canvas itu salah satu alat yang paling efektif dan dapat berlanjut," katanya.

Setelah membuat bisnis model canvas, mereka dapat memulai bisnis dengan menentukan strategi dan rencana bisnis.

"Dan pasti mereka harus buat rencana tindakan apa saja yang dilakukan dalam satu bulan ke depan. Dalam sebulan ke depan, harus bikin jadi produksi. Eksekusi jadi hal yang penting juga dalam bisnis," ujar Wendy.
 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar