Danrem: tugas Satgas Karhutla makin berat

id Danrem

Danrem Gapo saat pimpin rakor Karhutla (Dok.Penrem)

Palembang (ANTARA) - Danrem 044/Garuda Dempo Kolonel Arh Sonny Septiono mengatakan, tugas Satuan Tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan semakin berat karena titik panas terus bertambah.

"Semakin hari  semakin banyak titik panas atau hotspot dan asap sudah masuk ke kota, ini tantangan bagi  kita semuanya," kata Danrem yang juga Dansatgas pencegahan kebakaran hutan dan lahan saat rapat evaluasi  di Palembang, Kamis.

Sehubungan itu semuanya harus evaluasi masing-masing bagian apa yang harus dikerjakan lagi supaya bisa meminimalisir titik panas.

Dia menyarankan bagaimana upaya supaya bisa mengurangi titik panas serta asap dengan semua kekuatan peralatan yang ada, termasuk potensi wilayah dari perusahaan perkebunan.

Jadi semuanya itu harus dimaksimalkan untuk mengurangi hotspot dan asap, ujar Danrem.

Menurut dia, saat ini hanya ada dukungan tujuh unit helikopter "water boombing", namun yang beroperasi hanya lima unit. Dengan kondisi seperti ini maka tidak bisa berharap banyak sehingga perlu memaksimalkan operasional.

Selain itu  juga mengaktifkan kembali Satgas doa, agar yang Maha Kuasa menurunkan hujan untuk membasahi hotspot yang ada.

Sementara Danlanud SMH Palembang Kolonel Pnb Heri Sutrisno mengatakan,
pihaknya sudah melakukan TMC atau penyemaian garam.

Namun semua  itu belum ada hasilnya karena awan yang tidak memenuhi syarat, padahal tim sudah menyemai garam 800 KG.

Rapat Koordinasi dan Evaluasi juga dihadiri antara lain Kepala BPBD Sumsel H.Iriansyah dan Kepala Biro Operasi Polda Sumsel AKBP Edi Herpaus dan instansi terkait lainnya.
 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar