Gubernur minta bupati/wali kota jaga kondusifitas pascapemilu

id ridwan kamil,gubernur jabar,kepala daerah,kabupaten/kota,jaga kondusivitas,pasca pemilu,pemilu 2019

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil yang mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2019-2023 Bima Arya Sugiarto dan Dedie A Rachim di Gedung Sate Bandung, Sabtu (20/4/2019). (Dok ASJ)

Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil berpesan kepada setiap bupati/wakil bupati serta wali kota/wakil wali kota agar menjaga kondusifitas wilayahnya pasca pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019, pada Rabu (17/4).

"Dan juga menitipkan kondusifitas di minggu-minggu ini agar menyikapi pemilihan presiden dan legislatif dengan cara yang bijaksana dan lebih baik," kata Gubernur Emil seusai melantik Wali Kota-Wawalkot Bogor dan Bupati-Wabup Ciamis periode 2019-2023, di Gedung Sate Bandung, Sabtu.

Dia berharap seluruh kepala daerah tingkat kabupaten/kota di Jawa Barat bisa menjaga pernyataan atau unggahan-unggahan di media sosial yang kurang produktif dan bisa menggiring opini kepada keresahan.

"Jaga ketenangan, kurangi statement-statement atau postingan-postingan yang kurang produktif dan membuat suasana tidak kondusif," kata dia.

Selain itu, Gubernur Emil juga mengajak kepada seluruh warga Jawa Barat agar menyerahkan sepenuhnya hasil pemilu 2019 kepada KPU.

"Kita berharap serahkan semua keputusan ke KPU, hasil akhirnya itu yang nanti bisa menjadi acuan. Damai dan tenangnya diharapkan diberi contoh oleh Ciamis dan tentunya Bogor," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya juga melaporkan pemilihan presiden dan legislatif 2019 yang berlangsung Rabu (17/4/19) di Jawa Barat telah berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya telah melaporkan kepada Kemendagri bahwa pelaksanaan pemilihan presiden dan legislatif 2019 di Jawa Barat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

"Alhamdulillah pemilu di Jabar aman, lancar dan kondusif. Memang ada sedikit permasalahan seperti ada TPS yang kekurangan surat suara, tapi petugas setempat langsung barupaya mengambil dari TPS lain untuk menambal TPS yang kekurangan," ujar dia.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar