Kapal cepat Palembang-Bangka pertahankan operasional setiap hari

id kapal cepat, pelabuhan boom baru, pelayanan kapal cepat, operasional kapal cepat,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, ant

Arsip- Sejumlah penumpang dari Kepulauan Bangka tiba di pelabuhan kapal cepat Boom Baru 3 Ilir Palembang. (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pengelola kapal cepat rute Palembang-Bangka mempertahankan operasional pelayanan kapal setiap hari karena jumlah penumpang hingga Februari 2019 cukup tinggi.

"Operasional pelayanan yang sebelumnya hanya empat kali sepekan terhitung sejak 21 Desember 2018 hingga kini masih dibuka pelayanan setiap hari, karena terjadi peningkatan jumlah penumpang, dampak naiknya harga tiket pesawat penerbangan domestik beberapa bulan terakhir," kata petugas kapal Expres Bahari, Alpian, di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Sumatera Selatan, Jumat.

Pelayanan kapal cepat yang beberapa tahun terakhir dijadwalkan hanya empat kali dalam sepekan karena kondisi sepi penumpang.

Pelayanan ditingkatkan pada momentum tertentu atau ketika terjadi peningkatan jumlah pengguna jasa angkutan kapal cepat seperti menghadapi Hari Natal, Tahun Baru, dan liburan anak sekolah di penghujung tahun 2018.

Sesuai kebijakan manajemen, awalnya hanya diberlakukan operasional pelayanan setiap hari hanya sekitar dua pekan pada 21 Desember 2018 hingga 5 Januari 2019 untuk menghadapi lonjakan penumpang pada momentum akhir tahun tersebut.

"Awalnya terhitung sejak 21 Desember 2018 hingga 5 Januari 2019 kapal dioperasikan setiap hari, setelah itu akan dievaluasi apakah dilanjutkan atau kembali jadwal semula empat kali sepekan," ujarnya.

Melihat perkembangan jumlah penumpang masih cukup tinggi setelah batas waktu akhir penerapan kebijakan tersebut, manajemen memutuskan operasional setiap hari kapal cepat Palembang-Bangka dilanjutkan menyesuaikan kondisi perkembangan naik turunnya jumlah penumpang.

Jika kondisi harga tiket pesawat Palembang-Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, masih tinggi di atas Rp400.000 per orang (sebelumnya sekitar Rp300.000/orang) terus terjadi, maka peningkatan jumlah penumpang kapal naik dan pihaknya mengupayakan penambahan kapal.

"Sekarang ini jumlah penumpang sekitar 200- 400 orang per hari, kondisi itu masih cukup dilayani dengan satu kapal cepat," kata Alpian.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar