Fahri Hamzah ikut deklarasikan gerakan arah baru Indonesia

id fahri hamzah,herman deru,gubernur sumsel,gerakan indonesia baru

Fahri Hamzah (NTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/EM)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah rencananya ikut dalam deklarasi Gerakan Arah Baru Indonesia Sumatera Selatan bersama Gubernur Herman Deru di Palembang. 

"Rencana kehadiran Fahri Hamzah selaku wakil DPR untuk 'ngopi bareng', beliau juga punya visi yang sama dengan Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Sumsel, salah satu ormas baru di Indonesia," kata Ketua GARBI Sumsel Amril Sudiono di Palembang, Rabu. 

Menurutnya lahirnya Garbi punya tekad kuat menjadikan Indonesia sebagai kekuatan kelima dunia, dengan gagasan pengoptimalan sumber daya alam dan sampai sumber daya manusia. 

Dia menjelaskan dengan banyaknya sumber daya Indonesia, berarti dibutuhkan tenaga dan kemampuan lebih untuk mengelolanya, namun penilaian pihaknya yang ada justru kesenjangan jarak cukup jauh antara banyaknya sumber daya dengan hasil pengelolaannya. 

"GARBI adalah sebuah ormas kemasyarakatan dimana berisi komponen anak bangsa yang dengan sadar melalui pemahamannya ingin menjadikan Indonesia sebagai kekuatan kelima di dunia, setiap provinsi sedang melahirkan Garbi, akhir Oktober akan dideklarasikan gerakan nasionalnya," ujar Amril. 

Amril berharap Garbi dapat menjadi bagian  pemberi solusi bagi bangsa, menyebarkan ide perubahan arah baru indonesia, menghimpun dan menggerakkan unsur anak bangsa, menjalin komunikasi - sinergisitas dengan semua elemen bangsa. 

Ia melanjutkan deklarasi rencananya dilaksanakan pada Minggu siang (14/10) di Gunz Cafe and Resto Kambang Iwak Palembang dengan konsep 'ngopi bareng', pihaknya sendiri mempersilahkan siapa saja jika ingin bergabung apabila memiliki semangat visi yang sama. 

"Semua orang yang memiliki semangat sama membangun Indonesia, segagasan dan sepemahaman menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan kelima dunia, bisa bergabung serta berkontribusi dalam GARBI," tambah Amril.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar