Jelang wukuf, CJH asal Palembang periksa kesehatan

id Jch,Jemaah calon haji,Mekah

Perawat Hafyarie dan Zubaidah melayani dan memberikan obat-obatan kepada para jemaah di Mekkah, Sabtu (18/8) (ANTARA News Sumsel/Aan Sartana/Erwin Matondang/18)

....Insya Allah rombongan jemaah calon haji asal Kota Palembang kloter 10 bertolak ke Arofah pada esok hari ba'da shalat Dzuhur dari Misfalah 904....
Mekkah (ANTARA News Sumsel) - Menjelang pelaksanaan ibadah wukuf haji 1439 H di Arofah, Muzdalifah dan Armina, yang dijadwalkan mulai Senin (20/8) nanti, calon jemaah haji Indonesia khususnya asal Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum pemberangkatan.

"Dari hasil pemeriksaan kami, kloter 10 asal Palembang banyak yang menderita penyakit resiko tinggi seperti darah tinggi, gula dan maag akut, ini yang menjadi prioritas kontrol terhadap para jemaah selain mereka yang lanjut usia," kata petugas kesehatan, dr Vika Adesta, didampingi petugas lainnya, Zubaidah dan Hafyarie, di posko kesehatan lantai 5 hotel Nasywan Rawabi As Syuruq, Sabtu Waktu Arab Saudi.

Vika mengatakan, kontrol kesehatan ini sangat diperlukan karena untuk mempermudah dan memperlancar para jemaah haji melaksanakan ibadah wukuf di Armina.

"Yang pasti, mereka yang kita beri tanda gelang berwarna oranye itu menjadi perhatiaan khusus selain mereka yang beresiko tinggi dan berusia lanjut," katanya.
 
dr.Vika Adesta sedang mengontrol tensi jemaah di Mekkah, Sabtu (18/8) (ANTARA News Sumsel/Aan Sartana/Erwin Matondang/18)

Dia menjelaskan, iklim di Armina lebih panas dari kota Mekkah, ditambah lagi kondisi dan fasilitas maktab di Armina sangat berbeda ketika para jemaah menetap di maktab kota Mekkah. 

"Kami berharap para jemaah agar selalu jaga kesehatan dan jaga staminanya, pola makan dan minum harus diperhatikan menjelang wukuf, harus lebih teratur lagi, sebab yang tahu sakit atau tidak itu diri kita sendiri bukan orang lain," ujarnya.

Dia juga mengimbau, para jemaah tidak lupa makan sebelum bepergian, bagi mereka yang ada riwayat penyakit di tanah air harus mengkonsumsi obat secara rutin, dan jangan sungkan untuk berkonsultasi kepada tim kesehatan.

Tim medis Hafyarie Harnan meminta jemaah haji tidak lupa membawa alat pelindung diri seperti masker, botol semprot muka, topi atau payung, obatan pribadi dan bekal makanan atau cemilan.

"Mari kita saling ingatkan satu sama lain yang tidak bisa berkomunikasi di group whatsapp paling tidak teman satu kamar di ingatkan," harapnya.

Selain pembekalan persiapan kesehatan, para jemaah calon haji asal Palembang juga mendapat pembekalan manasik.

"Insya Allah rombongan calon jemaah haji asal Kota Palembang kloter 10 bertolak ke Arofah pada esok hari ba'da shalat Dzuhur dari Misfalah 904," kata ketua kloter 10 Palembang, Zulaili.

"Alhamdulillah semua materi dari rukun haji sudah kita sampaikan dan tidak ada masalah serta sebagian jemaah sudah fasih, lancar dan tertib, ayo kita sama-sama berdoa semoga kita diberi kemudahan dan kelancaran dalam beribadah agar nantinya menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh," ujar Zulaili, didampingi ustadz Zukhri, usai pembekalan manasik Armina di ruang Mushola hotel Nasywan Rawabi As Syuruq.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar