Akreditasi rumah sakit gunakan SNARS edisi I

id Rumah sakit,Rumkit,Snars

Arsip-Menteri Kesehatan Nila F Moeloek (dua kiri) memberikan sambutan pada peresmian Rumah Sakit Umum Daerah Sumatra Selatan (RSUD Sumsel) di Palembang,Sumsel, Sabtu (23/6). RSUD Sumsel yang akan menjadi Rumah sakit rujukan dengan standar internasional ini terdiri dari 10 lantai dan dilengkapi dengan peralatan kesehatan canggih. (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/Ang/18)

Palembang (ANTARA News Sumsel) -- Meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, penilaian akreditasi menggunakan standar nasional akreditasi rumah sakit (SNARS) edisi I.

"Berbeda dengan tahun sebelumnya akreditasi menggunakan komite akreditasi rumah sakit (KARS) versi 2012. Untuk memperbaiki standar makan akan diterapkan SNARS edisi I," ujar Ketua Panitia Workshop SNARS edisi I, dr Marta SpU, Kamis (9/8)

Snars Edisi 1 merupakan standar akreditasi baru yang bersifat nasional dan diberlakukan secara nasional di Indonesia tahun 2018.

SNARS Edisi I ini sudah dilaunching oleh Menteri Kesehatan beberapa waktu lalu.

"Akreditasi dengan SNARS Edisi I ini merupakan penyempurnaan dari yang sebelumnya. Hampir sama, hanya disempurnakan saja," katanya.

Karena ini baru maka perlu disosialisasikan dengan bekerjasama dengan persatuan rumah sakit indonesia (Persi) agar mudah dipahami dan seluruh rumah sakit harus menyesuaikan dengan standar yang baru tersebut.

Dia berharap dengan di implementasikan Snars edisi satu I dapat meningkatkan mutu dan keselamatan pasien sesuai standar nasional.

"Peningkatan pelayanan terhadap pasien merupakan tugas penting RS," tukasnya.

Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar