Menpar luncurkan HBDI di palembang

id HBDI,Hari belanja,Diskon

Menteri Pariwisata Arief Yahya di dampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin memukul lesung sebagai tanda peluncuran Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) di pelataran BKB Palembang, Rabu malam (8/8). (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/Erwin Matondang/18)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Menteri Pariwisata Arief Yahya meluncurkan Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) dipelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Rabu malam.

"Peluncuran HBDI di Palembang semakin menyemarakan perhelatan Asian Games 2018, ada ribuan wisatawan dan media yang datang kesini, maka dunia usaha harus memanfaatkan kesempatan ini," kata Arief Yahya.

Menurutnya HBDI kali ini memasuki tahun kedua, telah menjadi trending topik di media sosial sejak malam ini karena amat dinantikan oleh masyarakat, HBDI sendiri akan dimulai 8 Agustus - 3 September 2018, bersamaan dengan Asian Games.

Dia menjelaskan, HBDI banyak memiliki dampak untuk banyak pihak terutama dunia usaha dalam mempromosikan produk-produknya, apalagi selama pelaksanaan di palembang akan bersamaan dengan 25 even seperti festival sriwijaya, sumsel expo, songket expo dan yang terbesar Asian Games.

Pihaknya memperkirakan perputaran uang yang beredar saat Asian Games di Palembang sekitar Rp1 triliun dan akan kedatangan 50.000 wisatawan, tentu menjadi kabar gembira untuk mall atau toko yang ikut serta dalam HBDI.

Dalam peluncuran tersebut ia juga menyatakan rencana mengesahkan 5 daftar makanan nasional Indonesia yakni sate, soto, gado-gado, nasi goreng dan rendang sebagai ciri khas yang akan dipromosikan ke luar negeri dan menjadi brand Indonesia.

"Tetapi bila saya perhatikan jika pempek setiap hari terjual 7 ton ke luar Palembang, maka kami rasanya akan turut memasukan pempek ke dalam makanan nasional Indonesia, karena angka 7 ton itu luar biasa," ujar Arief Yahya.

Sementara ketua pelaksana HBDI Fetty Wartaty mengatakan HBDI diikuti 100 perusahaan dengan 200 merek lokal, nasional dan internasional yang tersebar di 18.000 toko.

"18.000 toko itu tersebar di 186 mall yang ada di 171 kota di Indonesia, termasuk real estate, HBDI ini pula merangkul 300 UMKM di Palembang dan 50 UMKM di luar Palembang," jelas Fetty.

HBDI kali ini mengusung tema songket Palembang dengan menyajikan angka diskon yang unik dan berhubungan dengan HUT RI ke 73 serta Asian Games 2018.

"Misalnya diskon 73 persen untuk semua item, tambahan diskon 17 persen, 18 persen, 45 persen, harga item Rp 73.000, beli 7 item gratis 3 item, dan banyak lagi, intinya angka yang ditawarkan bisa menarik para konsumen, HBDI kami harapkan bisa menjadi tren belanja di bulan Agustus," tutup Fetty.

Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar