TMMD di Muba realisasikan anggaran senilai Rp14 miliar

id TMMD,tni,kodam ii,bupati muba,musi banyuasin,kabupaten musi banyuasin

TMMD di Muba realisasikan anggaran senilai Rp14 miliar

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex bersama Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi. (ANTARA/HO-Pemkab Muba/21)

Sekayu (ANTARA) - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, merealisaikan anggaran senilai Rp14 miliar pada 2021 yang bersumber dari APBD.

Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi di Sekayu, Kamis, mengatakan, alokasi anggaran ini menjadi yang terbesar dalam program TMMD tahun 2021.

“Salah satu kegiatan yang kami tangani yakni pembangunan akses jalan di Kecamatan Lalan yang merupakan daerah pelosok di Muba,” kat dia.

Dandim 0401 Muba Letkol Arh Fariz Kurniawan mengatakan pelaksanaan TMMD di Kecamatan Lalan, 15 Juni-14 Juli 2021 bersumber dari APBD Kabupaten Muba untuk pembangunan bersifat fisik senilai Rp14.954.000.000.

Untuk pekerjaan fisik meliputi, penyiapan badan jalan, pengerasan jalan, dan pembangunan jembatan komposit.

Sedangkan pekerjaan non fisik yakni bakti sosial pelayanan kesehatan dan KB, penyuluhan pencegahan penularan COVID-19 dan vaksinasi, penyuluhan posyandu dan bahaya stuntinng, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan keamanan serta ketertiban masyarakat, dan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan kebun dan lahan.

Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan pada TMMD ke-111 ini Kodim 0401 Muba telah membuka jalan poros penghubung antar desa di Kecamatan Lalan.

“Jalan penghubung ke Kecamatan Sungai Lilin (lintas timur) sudah dibangun tahun lalu, sekarang jalan poros dari barat sampai ke timur yang menghubungkan ke jalan tembus. Dan itu pun kami pilih program TMMD, walaupun ini bisa saja dikerjakan dengan program kegiatan reguler,” kata dia.

Pemkab memilih TMMD agar tercipta hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat.

“Atas bakti dari TNI ke masyarakat ini, kami mengucapkan terima kasih,” kata dia.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar