Pemprov Sumsel tingkatkan harga komoditas karet

id Karet,Harga karet, karet petani, harga karet naik, wagub sumsel

Kenaikan harga karet di Kabupaten OKU membuat petani bergairah kembali menyadap pohon karet untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari (ANTARA News Sumsel/Edo Purmana)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya untuk meningkatkan harga jual komoditas karet agar perekonomian petani semakin meningkat.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya di Palembang, Selasa mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar harga karet naik dan tetap tinggi.

Upaya yang dilakukan antara lain melakukan penguatan kelembagaan petani, pembentukan pasar lelang karet dan unit pengolahan dan pemasaran bersama untuk bahan olah karet.

Bahkan sampai saat ini Pemprov Sumsel sudah membina dan meregristrasi unit pengolahan dan pemasaran bersama bahan olah karet (UPPB).

Menurut dia, ada 182 UPPB di kabupaten dan kota yang dibina sehingga kualitasnya terus meningkat.

Dengan sistem itu diharapkan petani dapat menjual hasil bahan olah karet secara berkelompok melalui kelompok tani atau sistem pasar lelang.

Dengan penjualan karet rakyat secara berkelompok akan mendapatkan harga yang lebih baik.

Memang, lanjut dia, karet merupakan komoditas ekspor sehingga harganya sangat dipengaruhi pasar internasional dan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Namun pihaknya terus berupaya agar harga komoditas unggulan Sumsel harganya meningkat.

Apalagi masyarakat Sumsel mayoritas petani termasuk karet sehingga harganya harus lebih baik, tambah dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar