17 Kabupaten selesai rekapitulasi suara Pilkada Sumsel

id pilkada sumsel,berita sumsel,berita palembang,Ketua KPU Sumsel,Aspahani ,surat suara

Ketua KPU Sumsel Aspahani. (ANTARA News Sumsel/Susiawati/Ang/18)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Sebanyak 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan sudah selesai melakukan rekapitulasi penghitungan suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel.

"Kami akan melakukan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPU Sumatera Selatan pada 8 Juli 2018," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumsel, Aspahani di Palembang, Jumat.

Menurut dia, intinya pihaknya menghimpun semua merekapitulasi 17 kabupaten dan kota di Sumsel tentunya untuk menentukan hasil.

"Hingga tadi malam saya mendapat informasi sebanyak 15 kotak suara hasil penghitungan suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel dari kabupaten/kota sudah tiba di KPU Sumatera Selatan," katanya.

Ia menyatakan, tinggal dua daerah lagi yang belum tiba kotak suaranya dan pada hari ini (Jumat, 6/7) diperkirakan sudah tiba di KPU Sumsel.

Mengenai siapa saja yang hadir pada rekapitulasi penghitungan suara tersebut, ia menuturkan, tentunya diharapkan antara lain saksi dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel, kemudian KPU kabupaten/kota dan Bawaslu.

Berdasarkan pantauan Antara kotak suara hasil penghitungan suara dari kabupaten dan kota itu disimpan di lantai dua KPU Sumsel yang pintunya digembok.

Pemilihan gubernur Sumsel 2018 diikuti empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel yakni Herman Deru-Mawardi Yahya diusung Partai Amanat Nasional, Nasdem dan Partai Hanura.

Kemudian pasangan Aswari Rivai-Irwansyah diusung partai Gerindra dan PKS selanjutnya Ishak Mekki-Yudha Pratomo dicalonkan dari Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan dan PBB, serta Dodi Reza Alex-Giri Ramanda diusung Partai Golkar, PDI Perjuangan, dan PKB.

Pada Pilkada serentak 2018 di Sumsel juga diikuti sembilan kabupaten dan kota di provinsi tersebut.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar