Hasil hitung cepat LKPI Harno-Fitri unggul

id pilkada palembang,Harnojoyo-Fitrianti Agustinda,berita sumsel,berita palembang,survei Lembaga Kajian Publik Independen,Direktur LKPI,Maria Rahmatika

Harnojoyo (kiri) - Fitrianti Agustinda (kanan) (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/I016/18)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Hasil hitung cepat pemilihan kepala daerah di Kota Palembang, Sumatera Selatan yang dilakukan lembaga survei Lembaga Kajian Publik Independen untuk sementara pasangan petahana nomor urut satu Harnojoyo-Fitrianti Agustinda unggul.

Asisten Direktur LKPI Maria Rahmatika di Palembang, Rabu sore, menjelaskan bahwa sesuai dengan data yang masuk sekitar 73 persen dari 154 TPS, pasangan petahana unggul dengan perolehan 18.484 suara.

Berikut data sementara Pilkada di Kota Palembang yang diikuti empat pasang Cawako/Wawako yakni pasangan petahana nomor urut (1) Harnojoyo-Fitrianti Agustinda memperoleh 18.484 suara, (2) Sarimuda-Abdul Rozak 15.981 suara, (3) Akbar Alfaro-Hernoe Roesprijadji 1.852 suara, ?dan nomor urut (4) Mularis Djahri-Syaidina Ali memperoleh 4.828 suara.

Menurut dia, hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Kota Palembang 27 Juni 2018 ini berdasarkan data yang dihimpun oleh 200 orang relawan dari 200 TPS di seluruh kecamatan (18 kecamatan).

Penghitungan cepat tersebut menggunakan metode stratifa dengan tingkat kesalahan/margin error satu persen, kata Maria.

Sementara sebelumnya Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan secara umum kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Palembang dan Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan yang dinilai cukup rawan terjadi gangguan kamtibmas, saat pemungutan suara berlangsung cukup kondusif.

Kegiatan pemungutan suara di dua daerah tersebut yang sebelumnya dinilai rawan gangguan kamtibmas dari sembilan kabupaten/kota yang menggelar pemilihan kepala daerah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sesuai harapan bersama.

Untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara ?Pilkada serentak di provinsi ini, pihaknya berupaya menempatkan personel dan melakukan patroli di 16.903 tempat pemungutan suara (TPS).

"Untuk mengamankan Pilkada di sembilan kabupaten dan kota serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel periode 2018-2023 itu disiagakan sekitar 9.000 personel di TPS dan beberapa tempat lainnya yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)," ujarnya.

Pilkada serentak 2018 berlangsung di empat kota yakni Palembang, Prabumulih, Pagaralam, dan Lubuklinggau serta lima kabupaten yakni Kabupaten Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Empat Lawang, Muaraenim, dan Lahat.

Kemudian bersamaan Pilkada di sembilan kabupaten dan kota itu juga digelar pemilihan gubernur dan wakli gubernur Sumsel yang diikuti empat pasangan calon yakni Herman Deru-Mawardi Yahya, Saifudin Aswari-Irwansyah, Ishak Mekki-Yudha Pratomo, dan pasangan Dodi Reza Alex-Giri Ramanda N Kiemas.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar