Korem Gapo bantu petani tingkatkan produksi tanaman

id petani,karem gapo,berita palembang,meningkatkan produksi tanaman,berita sumsel,swasembada pangan,Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo,formula Bios 44

Dokumentasi- Petani menanam bibit padi pada musim tanam . (ANTARA News Sumsel/ Feny Selly)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Komando Resor Militer 044 Garuda Dempo Palembang, Sumatera Selatan, membantu petani meningkatkan produksi tanaman pangan di daerah tersebut untuk mendukung program swasembada pangan.

"Korem terus membantu petani dengan memberikan cairan penyubur berupa Bios 44," kata Danrem Garuda Dempo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo di Palembang, Kamis.

Pihaknya memiliki formula Bios 44 yang merupakan agen hayati dari gabungan simbiosis mutualisme antar-mikroorganisme yang dapat mengatur pH tanah dan memberikan unsur makro pada tanah sehingga dapat menambah tingkat kesuburan pada tanaman, kata dia.

Dia mengatakan, Bios 44 juga dan berfungsi untuk mempercepat terjadinya pembusukan material organik lahan gambut.

Selain itu Bios 44 melembabkan serta menutup rongga gambut dengan hifa atau sejenis lendir yang dihasilkan mikroorganisme terkandung dalam larutan sudah diformulasi, kata dia.

Dengan pemberian Bios 44 pada lahan gambut dilanjutkan kemudian dengan penebaran eceng gondok sebagai agen pupuk hijau serta pereduksi oksigen dari lahan gambut yang selama ini menjadi pendukung terjadinya kebakaran lahan.

Oleh karena cairan penyubur itu sekarang ini terus diberikan pada petani di Sumsel bahkan di luar daerah, ujar dia.

Hal ini Bios 44 bukan saja untuk menyuburkan lahan tetapi juga dapat mencegah kebakaran hutan dan lahan, kata dia.

Apalagi pada 2018 ini pihaknya secara maksimal mencegah kebakaran hutan dan lahan sehingga penyebaran Bios tersebut diperluas, ujar dia.

Dia mengatakan, hutan maupun lahan yang menjadi langganan terjadi kebakaran sebenarnya bisa menjadi produktif, bahkan bisa dimanfaatkan untuk bertani, beternak maupun berkebun.

Menurut dia, seperti lahan di desa Pangkalan Bayat Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin, desa itu masyarakat yang terbiasa melakukan kegiatan penebangan kayu secara tidak syah, kini mulai beralih untuk bertani maupun berkebun. Jadi secara langsung kegiatan itu dapat menciptakan lahan perekonomian baru dalam meningkatkan perekonomian keluarga, kata dia.

Bahkan, lanjut dia, desa tersebut beberapa waktu yang lalu ditunjuk sebagai contoh dalam penanaman padi perdana jenis IP100 yang dihadiri Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto.
(T.U005/N005)
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar