Inovasi energi baru terbarukan kunci ketahanan pangan

id Ketahanan pangan, sembako, harga pasar, harga jual pupuk, pengolahan pupuk, Kuntari Wahyuningdyah

Kuntari Wahyuningdyah (ANTARA)

Ketahanan pangan menjadi patokan kesejahteraan suatu bangsa, dan  banyak faktor penunjang demi tercapainya swasembada pangan tersebut, yang tidak hanya sebatas luas lahan dan bibit tapi juga pupuk berkualitas mampu disesuaikan dengan harga pasar serta kualitas tanah itu sendiri.

Salah satu efisiensi penekanan harga jual pupuk adalah pasokan energi untuk opersional pengolahan pupuk itu sendiri harus berkualitas dan merata.

PT Pupuk Indonesia Energi (PI Energi)adalah salah satu perusahaan yang fokus akan hal tersebut. Perusahaan ini bernaung di dalam kelompok usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) serta bergerak di bidang industri pupuk dan agrokimia.

Pendirian perusahaan dimaksudkan sebagai langkah untuk meningkatkan daya saing BUMN Pupuk dan mengupayakan efisiensi biaya produksi oleh BUMN Pupuk melalui usaha penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan melakukan penghematan bahan baku serta energi.

Direktur Operasi PI Energi Kuntari Wahyuningdyah menjelaskan bagaimana cara mencapai visi tersebut. Berikut hasil wawancara dengan wanita yang akrab disapa Tata ini kepada Kantor Berita Antara :
1.  Bagaimana visi PI Energi berperan dalam ketahanan pangan ?
Menurut saya, solusinya dengan teknologi, kita takar ketahanan pangan sekarang kira-kira asumsinya satu orang mengonsumsi sebanyak 140 kg beras per tahun kemudian kalau dikalikan 250 juta penduduk indonesia kebutuhan kira-kira 35 juta ton beras, artinya berapa luas sawah yang dibutuhkan, nah sekarang Indonesia memiliki 14 juta hektare,.

Namun kenapa produktifitas masih rendah? cara lainnya adalah dengan teknologi, sebelum ke arah itu tentu saja pertama kali adalah benih. Benih harus dimulai dengan cara memilah pupuk dengan cara yang berimbang tidak hanya pupuk kimia tapi juga harus alami dan hayati, agar struktur tanah itu tidak rusak.

   
Nah peran di sini PI Energi adalah menyediakan sumber tenaga produki pupuk seefisien mungkin agar harga jual pupuk bisa ditekan kepada para petani, sehingga lahan seluas 14 juta ha tersebut dapat mampu terpenuhi semuanya.

2.   Bagaimana memasok energi yang efisien ? saat ini fokus kami pada tenaga listrik dan steam atau uap, bahan bakarnya sebagian gas dan sebagian batu bara, untuk saat ini bahan bakar utamanya gas. Tapi kedepannya, karena harga gas semakin mahal, dan kontrak jangka panjang susah didapatkan maka kami memiliki terobosan baru, khusus unit utilitas kami konversi bahan bakar dari batu bara menjadi gas atau gasifikasi itu lebih efisien.

3.    Pada 2017, berapa gas yang sudah diproduksi?
Keseluruh pabrik pupuk kurang lebih 900 MMBTU sedangkan kebutuhan 1000 MMBTU. Jadi masih ada 'gap' tidak semua kebutuhan bisa kami penuhi.

4.    Dari mana gas tersebut diperoleh?
Kami mengambil dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang ada di sekitar. Misal Pupuk Bontang ya yang ada di sekitar Kalimantan.

5.    Bagaimana pengaruh penurunan harga gas untuk industri?
Memang belum terlalu signifikan, kami belum bisa bersaing dengan pasar  internasional. Harga internasional masih sulit sebab harga kami belum kompetitif, contoh misal Malaysia harga gas untuk pupuk 2-3 dolar. Sedangkan pada kami harganya enam dolar, itu pun kalau dekat dengan sumber energi.

6.    Bagaimana pasokan energi untuk selain pada industri pupuk?
Saat ini belum ada. Kami baru memiliki dua pembangkit tapi kedepannya kami siap menunjang program pemerintah 35 ribu MW. Kami telah siapkan akuisisi salah satu pembangkit di Sulawesi Barat dengan kapasitas 2x25 MW. Kami punya cita-cita juga berbisnis dan mensupport pasokan untuk PLN. Target terdekat kami adalah akuisisi pembangkit dengan total kapasitas 2x100 MW,  take over sahamnya rata-rata 51 persen.Kapasitas yang dimiliki PI  Energi saat ini adalah di Bontang 34 MW  dan uap 146 ton per hour steam, sedangkan di Gresik berkapasitas 22 MW dan 160 ton per hour steam.

7.    Apa target untuk pemenuhan energi baru terdekat?
Kami sudah proses akuisisi pembangkit di Sulawesi Barat, di Aceh dan Cikampek masing-masing 30-35 MW dengan steam-nya 2x170 ton per hour.

8.    Bagaimana untuk inovasi kebijakan pembangunan pabrik lebih dekat dengan sumber gas itu sendiri?
Itu ide yang bagus. Kalau tren di luar memang pabrik pupuk mulai dibangun dekat bahkan bergabung dengan industri gas di hulu misalnya yang ada di Malaysia bergabung dengan Petronas, Timur Tengah dengan Aramco dan sebagainya. Hanya saja di Indonesia kebijakannya berbeda, apakah memungkinkan apabila dibangun dekat dengan hulu harga gas untuk pupuk benar-benar diturunkan? karena ini jadi seperti transfer pricing. Yang penting dukungan kebijakan agar ide ini bisa diaplikasikan.

9.    Apa target untuk PI Energi di 2017?
Target aset adalah yang kami ingin capai, yaitu sebesar Rp1,9 triliun. Itu yang akan kita kejar. Awal didirikan pada 2014 kami membukukan Rp21 juta profit, tahun 2015 membukukan Rp7,8 miliar profit, dan 2016 membukukan Rp35 miliar profit. Sedangkan dari aset, pada awal berdiri adalah aset dari pemegang saham sebesar Rp100 miliar. Kemudian pada 2015 asetnya Rp300 miliar, 2016 kami membukukan aset Rp1,2 triliun , nah target 2017 adalah Rp1,9 triiun.

10. Bagaimana harapan kedepannya melalui PI Energi?
Saat ini rata-rata pakai batu bara untuk energi, sebentar lagi kan batu bara bisa habis, akan lebih baik jika EBT ini bisa dimaksimalkan di industri lain. Misal khususnya industri pupuk, bisa memakai tenaga air, panas bumi, tenaga surya. Saat ini kami sedang mengembangkan pembangkit mikrohidro. kapasitas PLTMH yang dimiliki masih kecil yaitu antara satu-dua MW. Tetapi melalui inovasi tersebut, efisiensi hal kecil akan dicapai. Kedepannya PI Energi akan mengembangkan dari geothermal, pembangkit listrik tenaga angin dan beberapa panel surya yang akan dijajaki lebih jauh.

    
    PLTM
Pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) adalah pembangkit listrik dengan kapasitas skala kecil yang menggunakan tenaga air sebagai tenaga penggeraknya.

Bentuk tenaga penggerak tersebut seperti, saluran irigasi, sungai atau air terjun alam dengan cara memanfaatkan tinggi terjunan (head) dan jumlah debit air
PT Pupuk Indonesia Energi atau PI Energi didirikan pada tanggal 18 Agustus 2014, sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang industri penghasil energi untuk seluruh anak perusahaan yang bernaung di dalam kelompok usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang industri pupuk dan agrokimia.

Pendirian Perusahaan dimaksudkan sebagai langkah untuk meningkatkan daya saing BUMN Pupuk dan mengupayakan efisiensi biaya produksi pupuk oleh BUMN Pupuk melalui usaha penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan melakukan penghematan bahan baku dan energi.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar