JK : Pemimpin berkualitas tentukan kemajuan bangsa

id jusuf kalla, pemimpin berkualitas tentukan kemajuan bangsa

Mantan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla (FOTO ANTARA)

Palembang (ANTARA Sumsel) - M Jusuf Kalla mengatakan, pemimpin yang berkualitas masih menjadi hal utama menentukan kemajuan kehidupan berbangsa dan bernegara, karena dengan adanya kepemimpinan yang baik dapat menggerakkan semua sumber daya dimiliki.

Tanpa ada pemimpin yang baik maka sumber daya dan kekayaan alam dimiliki akan sulit untuk digerakkan, kata mantan Wakil Presiden RI itu saat berbicara dalam pertemuan forum rektor Indonesia se- Sumatera Bagian Selatan di Unsri Palembang, Selasa.

Pertemuan regional 2014 yang bertema "Kepemimpinan Indonesia Baru menyongsong Era Asia" itu, Jusuf Kalla mengatakan, memang untuk menciptakan pemimpin berkualitas tidak terlepas dari kemampuan sumber daya manusia itu sendiri.

Memang, semuanya saling berkait sehingga dalam memajukan kehidupan berbangsa untuk mencapai masyarakat adil dan makmur tidak bisa membangun sektor persektor saja.

Ekonomi harus berjalan dengan baik, begitu juga bidang lainnya perlu dibangun secara bersamaan.

Begitu juga kemandirian bangsa tidak mungkin dapat tercipta bila bangsa masih mengandalkan kebutuhan dari negara lain.

Yang jelas untuk menjadi mandiri semuanya harus kerja keras dalam membangun bangsa dan bernegara, katanya.

Memang, lanjut dia, untuk mengukur kemajuan suatu bangsa harus ada pembanding baik dimasa sebelumnya maupun negara tetangga, sehingga akan kelihatan bila ada tolok ukurnya.

Selanjutnya, mengenai pemimpin yang adil maka diperlukan sumber daya manusia berkualitas dan salah satunya peran serta dari perguruan tinggi.

Selain itu dengan adanya sumber daya yang baik maka akan dapat menciptakan teknologi serta menggerakan bidang lainnya.

Namun, yang tidak kalah pentingnya harus dapat menjaga harmonisasi bangsa dalam arti adanya keadilan seperti senang dan susah bersama.

Untuk menciptakan itu semua memang sulit, karena Indonesia merupakan negara besar dengan penduduk begitu banyak, katanya.
Pewarta :
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar