Bengkulu (Antara Sumsel) - Pemerintah Provinsi menginginkan Bandara Fatmawati Bengkulu segera ditetapkan menjadi embarkasi haji antara menuju Tanah Suci Mekkah pada 2013.

"Kami harapkan tahun ini terealiasi sehingga calon haji asal provinsi itu tidak perlu lagi menginap di Padang, Sumatera Barat, tapi hanya transit sebentar sebelum menuju Mekkah," kata Kepala Biro Kesra Sekretariat Provinsi setempat Kurnadi Sihab di Bengkulu, Senin.

Ia mengatakan, seluruh persyaratan sudah dipenuhi, termasuk kesiapan Bandara Fatmawati.

Pembangunan asrama haji, khususnya untuk penginapan calon jemaah haji diperkirakan rampung pada tahun ini.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, kata dia, perlu berkoordinasi dengan empat kementerian terkait rencana menjadikan bandara Fatmawati sebagai embarkasi antara.

Empat kementerian tersebut yakni Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Perhubungan dan Menkokesra.

"Nanti tim dari pusat akan melihat langsung kesiapan Bengkulu menjadikan Fatmawati sebagai embarkasi antara," tambahnya.

Ia mengatakan dengan adanya embarkasi antara dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya para jemaah calon haji karena tidak harus berlama-lama di perjalanan menuju Padang.

Selain itu, dengan adanya embarkasi antara, jemaah haji juga tidak harus menginap di asrama haji Padang namun hanya istirahat sekitar satu jam di Bandara Internasional Minang Kabau, Sumatera Barat.

Secara ekonomis, dengan dijadikanya Bandara Fatmawati sebagai embarkasi antara tentunya akan banyak penjual pernak pernik haji di sekitar bandara akan menjadi sumber pendapatan bagi pedagang kecil yang ada di Provinsi Bengkulu.

Selama ini jemaah haji Provinsi Bengkulu dari 10 kabupaten dan kota masih menggunakan jalur darat dan udara, tergantung kesepakatan antara calon jamaah haji dan pemerintah daerah setempat menuju embarkasi Padang.

"Kalau masih tetap mengandalkan jalur darat, selain tidak efisien risikonya juga sangat besar, karena tidak menutup kemungkinan jalan lonsor atau terjadi insiden di perjalanan sehingga mudah-mudahan niat baik pemda Provinsi Bengkulu ini segera terwujud," katanya.

Sementara itu Kepala Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Samsul Banri mengatakan bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu siap menjadi embarkasi haji antara karena sarana sudah mendukung.

"Bandara Fatmawati Bengkulu bisa melayani Boeing 737 berkapasitas 215 orang dan siap memberangkatkan sesuai kebutuhan," katanya.(ANT)

Editor: Parni
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar