Palembang antisipasi peningkatan kasus ISPA

id ispa palembang,peningkatan kasus ispa,dampak kabut asap

Arsip Foto. Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) menanti giliran periksa di Puskesmas Merdeka Palembang, Sumatera Selatan. (ANTARA/Feny Selly/15/den)

Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) selama musim kemarau, saat kebakaran hutan dan lahan sering terjadi dan menimbulkan kabut asap yang bisa mengganggu kesehatan.

"Kami berupaya melakukan pengawasan kesehatan masyarakat terutama dari ISPA, karena tahun lalu warga yang menderita ISPA cukup banyak, mencapai ribuan orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Letizia di Palembang, Senin.

Menurut data Dinas Kesehatan, tahun lalu kasus ISPA pada anak dan orang dewasa sekitar 4.000.

Ia menjelaskan, Dinas sudah mengimbau warga yang tersebar di 18 kecamatan yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

"Memasuki puncak musim kemarau Agustus ini beberapa daerah sekitar seperti Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin terjadi kebakaran lahan gambut, asap dari kebakaran itu terbawa angin ke kota ini sehingga perlu diantisipasi dengan menggunakan masker agar tidak menimbulkan masalah gangguan kesehatan," ujarnya.

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan, ia mengatakan, bisa menimbulkan gangguan pernafasan dan masalah kesehatan yang lain.

Guna mencegah peningkatan kasus gangguan kesehatan, dinas juga mengimbau warga menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar