Disnakan periksa kesehatan hewan kurban jelang Idul Adha

id dinas kesehatan,hewan qurban,kesehatan hewan qurban

Teks Foto : Hewan kurban yang dijual sejumlah pedagang di Baturaja akan diperiksa kesehatannya oleh dinas terkait guna memastikan aman dikonsumsi masyarakat (Antara News Sumsel/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dijual pedagang di wilayah setempat menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriyah.

"Mendekati Idul Adha tahun ini kami akan memeriksa kesehatan hewan kurban seperti sapi dan kambing yang dijual sejumlah pedagang di Baturaja," kata Kepala Disnakan Ogan Komering Ulu, Tri Aprianingsih didampingi Medik Vetariner, Putut Pantoyo di Baturaja, Kamis.

Dia mengemukakan, pemeriksaan rutin yang dilaksanakan setiap menjelang lebaran haji tersebut dilakukan guna memastikan kesehatan hewan kurban yang dijual pedagang sehingga aman dikonsumsi manusia.

Sejauh ini, lanjut dia berdasarkan hasil pemeriksaan hewan kurban yang rutin dilakukan sejak awal tahun lalu pihaknya belum menemukan adanya hewan yang mengidap penyakit berbahaya seperti Jembrana.

"Kasus penyakit hewan ini muncul pada 2017 yang menyerang Sapi Bali. Namun penyakit Jembrana ini sudah dapat diatasi dan dikendalikan sehingga tidak menyebar ke hewan ternak lainnya," ungkap dia.

Dia menjelaskan, penyakit Jembrana adalah penyakit hewan menular pada Sapi Bali disebabkan oleh virus yang dapat menyebabkan kematian pada hewan ternak tersebut.

Virus Jembrana ini dimasukan pada daftar penyakit hewan menular strategis yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 4026 Tahun 2013.

Sehingga, lanjut dia penyakit Jembrana menjadi prioritas pengendalian dan penanggulangannya di daerah tertular dengan prioritas nasional.

"Pada 2017 lalu di Kabupaten Ogan Komering Ulu terdeteksi ada empat ekor sapi terserang penyakit Jembrana yaitu di Peternakan SP 1 Kecamatan Peninjauan yang mengakibatkan satu ekor sapi mati dan tiga ekor lainnya masih dapat diselamatkan," ujarnya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar