Sastrawan Gola Gong berikan motivasi bagi penggiat literasi

id Seminar literasi, gola gong, heri hendrayana,sastrawan, kantor bahasa jambi,penggiat literasi,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara p

Sastrawan Gola Gong berikan motivasi bagi penggiat literasi

Sastrawan Heri Hendrayana atau Gola Gong berfoto bersama dengan millenial penggiat literasi di Jambi pada seminar nasional literasi dalam rangka Pekan Bahasa dan Sastra 2019 yang digelar Kantor Bahasa Jambi, Jumat. (ANTARA/Syarif Abdullah)

Jambi (ANTARA) - Sastrawan Heri Hendrayana Harris atau yang akrab disapa Gola Gong memberikan motivasi kepada para millenial penggiat literasi di Kota Jambi dalam rangkaian Pekan Bahasa dan Sastra 2019 yang digelar Kantor Bahasa Jambi.

Kegiatan seminar nasional literasi bertema "Mengembangkan Minat Membaca dan Menulis Masyarakat di Era Digital" itu diikuti lebih dari 200 peserta dari kalangan millenial penggiat literasi di salah satu hotel di Kota Jambi, Jumat.

Gola Gong yang merupakan penulis novel balada "Si Roy" tersebut hadir dengan gayanya yang khas menyapa audiens yang semuanya para millenial. Ia tampil dalam tiga sesi dalam kegiatan itu, sesi pertama ia memaparkan spirit dengan tema "Membaca itu Sehat, Menulis itu Hebat di era digital".

Pria kelahiran Purwakarta 15 Agustus 1963 itu menampilkan suasana segar sepanjang sesi. Gaya pemaparannya yang khas, ringan dan humoris juga dipadu dengan penampilanya dengan topi kulit, baju batik dan berbebat kain sarung.

"Ada yang tahu tingkat literasi di Indonesia saat ini berapa," kata Gola Gong saat menyampaikan bahasan pertamanya.

Tak ada jawaban, akhirnya sastrawan yang cukup kritis itu membuka kendala selama ini dalam meningkatkan tingkat literasi dibandingkan dengan tingkat literasi negara lain.

"Salah satunya, perlu adanya peningkatan kemampuan membaca infografi. Itu masih menjadi salah satu kelemahan dalam literasi," katanya.

Pada kesempatan itu ia juga memaparkan sejumlah kondisi yang mempengaruhi perkembangan literasi di tanah air, yang menurut dia masih harus terus ditingkatkan. Termasuk juga kepada karakteristik dan gaya hidup seseorang dalam beraktifitas dan bermedia.

Seminar itu juga menjadi ajang sharing dari para peserta yang sebagian besar dari kalangan penggiat literasi, taman baca, PKBM, mahasiswa dan guru. Ia juga memotivasi kepada para millenial untuk terus membaca, karena membaca akan membawa seseorang kepada apa yang diinginkan atau di cita-citakannya.

"Saya dapat bepergian hingga ke 20 negara adalah karena membaca, dan virus itu harus disalurkan kepada yang lainnya," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga menekankan agar masyarakat untuk memiliki kekuatan dalam menjalani aktifitasnya, berprinsip dan bekerja keras untuk mencapai tujuannya. Selain itu ia juga menularkan spirit untuk tidak berhenti pada suatu titik kondisi, namun harus terus berusaha memaksimalkan dan menggali potensi yang dimiliki.

Sementara itu Koordinator Komunitas Mendongeng Jambi, Berlian Santosa yang salah satu pemuda inspiratif Jambi menyebutkan kegiatan literasi itu sangat bermanfaat khususnya untuk menggerakan pelaku literasi dari kalangan millenial.

"Penggiat literasi perlu terus diberikan semangat karena mereka adalah penjaga yang diharapkan bisa menjaga literasi di masa depan. Gola Gong bisa menyampaikannya dengan contoh-contoh yang riil dan inspiratif," kata Berlian Santosa.

Ia bersama komunitas mendongengnya juga terus melakukan aktivitas. Ia berharap kegiatan literasi lebih banyak melibatkan para penulis buku di Jambi sehingga ruang tersebut menjadi lebih kuat.

Kegiatan seminar nasional literasi yang digelar Kantor Bahasa Jambi itu dibuka oleh Kepala Badan Bahasa dan Pembukuan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Dadang Sunendar.

Kepala Kantor Bahasa Jambi Syamsul Bahri Lubis menyebutkan, kegiatan seminar nasional literasi itu merupakan kegiatan terakhir Pekan Bahasa dan Sastra 2019 yang digelar di Provinsi Jambi.

"Selain memberikan materi kepada penggiat literasi, Gola Gong juga akan memberikan materinya di bagi para guru," kata Saiful Bahri Lubis.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar