Pemkab OKU sosialisasikan peradaban Gua Harimau kepada pelajar

id gua harimau,peradaban Gua Harimau,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari ini, jembatan ampe

Arsip- Pengunjung memperhatikan salah satu fosil manusia purba hasil temuan di situs bersejarah Gua Harimau Kabupaten Ogan Komering Ulu. (ANTARA FOTO/Feny Selly/Ang/14)

Baturaja (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, akan menyosialisasikan kehidupan peradaban di Gua Harimau kepada pelajar di wilayah setempat agar mereka memahami tentang sejarah.

"Dalam waktu dekat  ini kami akan mengajak 250 peserta, mulai dari pelajar tingkat sekolah dasar (SD) sampai SMA yang nantinya ditunjuk oleh Dinas Pendidikan OKU untuk mengikuti sosialisasi tersebut," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ogan Komering Ulu (OKU), Paisol Ibrahim di Baturaja, Jumat.

Dia menjelaskan, sosialisasi kepada para pelajar di OKU tentang kehidupan peradaban di Gua Harimau ini rencananya akan dilaksanakan di kawasan objek wisata Gua Putri yang terletak di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, kabupaten setempat.

Menurut dia, sebagai generasi penerus bangsa para pelajar harus memiliki pengetahuan tentang sejarah, termasuk situs Gua Harimau yang saat ini sudah menjadi aset nasional.

"Apalagi saat ini status Gua Harimau sedang dalam proses pembuatan surat keputusan (SK) di Kemendikbud sebagai cagar budaya nasional," katanya.

Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya bekerja sama dengan Puslit Arkenas mengajak pelajar di Kabupaten OKU untuk mengikuti sosialisasi tersebut agar lebih memahami sejarah peradaban masa lalu di Gua Harimau.

Dia mengemukakan, Gua Harimau merupakan situs tertua yang ada di Sumatera Selatan karena keberadaannya sudah ada sejak lebih dari 11 ribu tahun silam.

Bahkan disinyalir Gua Harimau yang dulunya dihuni dua ras, yakni ras Austronelanesoid dan Mongoloid tersebut sudah ada lebih dari 11 ribu tahun sebelum berakhirnya zaman es pada masa itu.

"Saat penelitian yang pernah dilakukan oleh tim peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional (Pusarkenas), di Gua Harimau ini banyak ditemukan fosil kerangka manusia berumur sekitar 3.000 tahun silam," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam penelitian yang dipimpin Prof Dr Truman Simanjuntak beberapa tahun silam tersebut juga ditemukan lukisan prasejarah di dinding gua menyerupai corak batik khas Palembang dan ditemukan kerangka binatang, mulai dari kera, harimau, babi, gajah hingga rusa yang diduga hasil buruan pada masa itu.

"Masih banyak lagi peninggalan sejarah di Gua Harimau yang nantinya akan dipaparkan saat sosialisasi nanti," ujar dia. (*)
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar