Kawasan JSC terapkan tiket elektronik raup untung

id jsc,Jakabaring Sport City,berita sumsel,berita palembang,antara sumsel,antara palembang,PT Palang Parkir Indonesia, Aditya Purnawan Sestya,petugas ker

Antrian kendaraan untuk masuk kompleks JSC setelah ditetapkan parkir elektronik di pintu masuk, Senin (7/1) (ANTARA News Sumsel/Dolly Rosana/Ang/18)

Palembang (ANTARA News) - Kawasan kompleks olahraga bertaraf internasional Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, menerapkan sistem parkir elektronik di pintu masuk sejak 5 Januari 2019 yang terbukti mampu memaksimalkan pendapatan dari pengutipan biaya tiket masuk.

Direktur Utama Jakabaring Sport City Meina Fitriani Paloh di Palembang, Senin, mengatakan, hal ini dilakukan karena jumlah pendapatan JSC dengan jumlah kunjungannya diyakini meningkat setiap hari khususnya di hari libur.

Ia mengatakan, setelah dua hari digunakan pada Sabtu lalu sudah mendapatkan pemasukan sebesar Rp43 juta lebih, sedangkan pada Minggu mencapai Rp75 juta lebih.

Ini membuktikan bahwa penerapan sistem baru ini sangat efektif untuk mengawasi jumlah pendapatan, sekaligus memantau berapa banyak kendaraan baik motor maupun mobil yang memasuki kawasan JSC dan menciptakan rasa aman kepada pengunjung.

"Sebelum digunakan sistem parkir elektronik auto card ini pada hari libur atau weekend pendapatannya paling besar itu sehari ya paling Rp3 juta, tidak seperti saat ini," kata dia.

Menurutnya, selaku pengelola PT JSC bekerja sama dengan PT PPI, melakukan penataan daripada pintu masuk kawasan JSC bukan sebagai retribusi parkir, tetapi sebagai retribusi kawasan JSC. Sedangkan untuk harga masih tetap disesuaikan dan hanya polanya berubah dari sistem manual menjadi sistem otomatis.

"JSC yang sudah beberapa kali menggelar kejuaraan dunia tentu itu (sistem parkir) harus diperbaiki sesuai tuntutan perkembangan teknologi, menggunakan sistem elektronik dari sebelumnya manual," kata dia.

Meina menekankan, terkait masalah kehilangan khusus di area JSC, pihak pengelola tidak bertanggung jawab apabila terjadi kehilangan. Tetapi tidak juga serta merta akan lepas tangan.

"Kita pasang imbauan untuk tempat-tempat parkir. Pengelola hanya menyediakan distribusi masuk kawasan JSC bukan didistribusikan parkir," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Palang Parkir Indonesia, Aditya Purnawan Sestya menambahkan, dengan diberlakukannya tarif masuk melalui sistim auto card ini pengisian dan pembeliannya sendiri para pengunjung dapat melakukan pengisian saldo melalui bank.

Tapi untuk sementara ini diberlakukan terlebih dahulu seperti parkir di mal, karena ke depan pihaknya akan bekerja sama terlebih dahulu dengan pihak bank.

"Kita baru akan bekerja sama dengan pihak-pihak bank untuk membuka mesin emisi," kata dia.

Untuk saat ini kami menerapkan sistem parkir mall terlebih dahulu sekalian mensosialisasikan kepada masyarakat, sedangkan tarifnya, orang atau pengunjung Rp1.000 per kepala, Sepeda Rp2.000, kendaraan motor Rp5.000, mobil Rp 10.000, sedangkan untuk bus Rp40.000," jelasnya.

Ia menambahkan, khusus untuk pengunjung yang setiap harinya akan berada di kawasan JSC serta pengunjung yang nantinya akan berlangganan maka pihaknya nanti akan menerapkan sistem member. Untuk saat ini sistem member sendiri hanya baru menyediakan khusus karyawan dan petugas kerja lapangan (PKL).

"Mudah-mudahan dengan adanya sistem baru transcad automatic bisa memberi kenyamanan kepada pengunjung. Sebagai tuntutan zaman, sebagai kota metropolitan harus mengikuti perubahan salah satunya mengurangi penggunaan uang cash, dan menyediakan akses wifi diarea sport," ujar dia.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar