Perayaan HUT Semen Baturaja tingkatkan sikap optimisme

Pewarta : id hut semen baturaja, pt semen baturaja, dirut semen batu raja, rahmad pribadi, hut ke 43 pt semen baturaja

Jajaran Direksi PT Semen Baturaja (ANTARA Sumsel/17/Edo Purmana/I016)

Baturaja  (ANTARA Sumsel) - Perayaan HUT PT Semen Baturaja ke 43 tahun pada November 2017 dengan tem  "Kita Bisa" diharapakan dapat meningkatkan sikap optimisme keinginan untuk berkontribusi dan berkembang dalam diri seluruh komponen perusahaan tersebut.

"Tema Kita Bisa ini dipilih manajemen untuk memberikan semangat dan dukungan kepada seluruh karyawan, stakeholder serta mitra kerja bahwa dengan sinergi yang semakin erat maka akan dapat melalui segala tantangan yang ada," kata Direktur Utama PT Semen Baturaja (SMBR) Rahmad Pribadi melalui pressrelease Humas wilayah kerja Kabupaten Ogan Komering Ulu, Gili Aprial Baja di Baturaja, Selasa.

Pada puncak perayaan hari jadi perusahaan ke 43 tahun digelar di Aula Wisma Ganesha SMBR dihadiri oleh Direktur Utama Rahmad Pribadi, Direktur Produksi Pengembangan, Direktur Keuangan, Pemasaran, Direktur Umum dan SDM, dewan komisaris serta Deputi Kementerian BUMN beserta jajaran staf lainnya.

Pelaksanaan hari jadi perusahaan bertepatan pada 14 November ini, digelar sejumlah kegiatan seperti penanaman pohon yang dilakukan oleh Deputi BUMN, dan peresmian rumah kreatif di Kelurahan Sukaraya Kecamatan Baturaja Timur.

Selain itu, pihak perusahaan juga memberikan bantuan empat unit kendaraan dumptruck kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU dan santunan pendidikan bagi sejumlah siswa  tingkat Sekolah Dasar hingga SMA serta guru honor di wilayah itu.

"Untuk memeriahkan acara kami memberikan undian doorprize seperti televisi, kulkas dan dengan hadiah utama satu unit sepeda motor untuk seluruh tamu undangan," ujarnya.

Dia mengatakan, salah satu momen penting dalam sejarah SMBR di usia yang ke-43 tahun ini yaitu dengan rampungnya proyek pembangunan Pabrik Baturaja II. 

Pabrik Baturaja II ini telah dinyatakan komersil pada 1 September 2017 dan telah memberikan tambahan kapasitas produksi sebesar 1,85 juta ton sehingga total kapasitas produksinya saat ini mencapai 3,85 juta ton semen. 

"Pabrik Baturaja II ini akan menjadi pabrik semen dengan masa pembangunan paling cepat di Indonesia, yaitu dengan kurun waktu pengerjaan selama 26 bulan," katanya.

Hingga kuartal tiga tahun ini, kata dia,  menjadi perusahaan semen yang membukukan kinerja paling baik di industri semen yaitu sebesar Rp999,6 miliar selama 2017 turun 4,2 persen dibanding tahun lalu.

Dia menjelaskan, penurunan pendapatan tersebut terjadi karena selama Juli-Agustus terdapat semen dari Pabrik Baturaja II yang dijual dan tidak bisa diakui sebagai revenue karena masih dalam status trial dan menjadi negative cost pabrik baru tersebut.

"Namun pada 1 September 2017 ini Pabrik Baturaja II sudah komersil dan penjualannya mulai dibukukan sebagai revenue," jelasnya. 

Jika diakumulasi, lanjut dia, seharusnya hasil yang diperoleh perusahaan pada 2017 masih naik sekitar 2,75%  dan dinilai lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan industri yaitu hanya 1,5 persen.

Seperti diketahui, SMBR membukukan penjualan semen pada September sebesar 180.015 ton atau tumbuh 11 persen.

"Sedangkan secara akumulatif penjualan semen sampai dengan September 2017 sebanyak 1.165.116 ton meningkat sebesar 4 persen dibanding tahun lalu. Kenaikan volume penjualan menjaga profitabilitas SMBR yang masih relatif stabil," kata dia. (Adv)


Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar