Mukomuko Bengkulu berlakukan tanggap darurat Jalinbar

id jalan, jalinbar, jalan lintas sumatera bengkulu, jalinbar mukomuko, bupati mukomuko, jalan putus

Ilustrasi - Dua mobil sedang melintas di lokasi jalan negara yang amblas sepanjang puluhan meter di wilayah Kabupaten Muaraenim, Sumsel, Rabu (29/2). (Foto Antarasumsel.com/Asnadi/12)

Mukomuko (ANTARA Sumsel) - Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Ichwan Yunus, memberlakukan tanggap darurat untuk mengantisipasi  Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera di daerah itu yang nyaris putus sepanjang 200 meter.

"Kami berlakukan tanggap darurat. Kami akan tangani sendiri jalan ini pakai APBD agar tidak putus," kata Ichwan Yunus, saat meninjau lokasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) nyaris putus, di Mukomuko, Selasa.

Ia mengatakan, daerah itu akan menyiapkan dana sekitar Rp200 juta hingga Rp300 juta dalam APBD untuk membeli batu gajah yang akan dipasang di sepanjang pinggir jalan yang tergerus ombak laut tersebut.

"Kalau tidak segera kita ditangani jalan ini, tidak lama lagi akan putus," katanya pula.

Menurut Ichwan, daerahnya tidak bisa berharap banyak dari pemerintah pusat apalagi dari Balai Sumber Daya Air Provinsi Bengkulu, mengingat dana untuk itu tidak ada.

"Kami sudah tanyakan dana untuk itu ke Provinsi Bengkulu tetapi tidak ada, jadi kami sendiri yang harus berinisiatif untuk menanganinya karena berada di daerah ini," ujarnya lagi.

Namun, kata dia, penanganan yang dilakukan itu sifatnya sementara untuk memperlambat putus jalan nasional tersebut.

"Kalau jalan itu putus maka dampak ekonominya besar, karena mobil yang membawa crude palm oil ke pelabuhan tidak bisa lewat lagi dan dampak itu juga akan dirasakan oleh petani sawit," ujarnya lagi.

Dia telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum setempat untuk mendokumentasikan jalan itu supaya fotonya dapat dikirim ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Solusi lainnya, kata dia, pihaknya berusaha meminta persetujuan dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) agar sebagian kecil dana pinjaman infrastruktur daerah itu dapat digunakan untuk penanganan jalan tersebut.

Menurutnya, diperlukan sekitar Rp10 miliar lagi dana untuk membangun pengaman pantai di sepanjang 200 meter Jalinsum yang kritis di Desa Air Dikit atau sekitar 265 km dari Kota Bengkulu itu.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar