
Lembaga riset nilai pentingnya distribusi kurbanke daerah pelosok
Senin, 26 Juni 2023 11:36 WIB

"Daerah prioritas intervensi gizi melalui kurban ini didominasi oleh daerah luar Jawa dengan karakteristik umum adalah daerah tertinggal dan terisolir," ujar Direktur IDEAS Yusuf Wibisono di Jakarta, Senin.
Yusuf mengatakan tantangan pengelolaan kurban Indonesia secara umum adalah pelaksanaannya yang terdesentralisasi di ribuan panitia kurban lokal temporer yang tersebar di seluruh negeri.
Pelaksanaannya berbasis masjid, mushala, pesantren, hingga lembaga pendidikan dan perusahaan. Kondisi tersebut berpotensi membuat distribusi tidak merata, yang mencerminkan kesenjangan pendapatan antar-wilayah di Indonesia.
Maka dari itu, kata dia, untuk intervensi daging bagi kelompok termiskin dibutuhkan reformasi kurban.
Pewarta: Asep Firmansyah
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
