Tiga rumah sakit di Kabupaten OKU nihil pasien COVID-19

id Rumah sakit darurat, tempat tidur pasien, tanpa penghuni, COVID-19, Satgas OKU

Tiga rumah sakit di Kabupaten OKU nihil pasien COVID-19

RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. (ANTARA/Edo Purmana/21)

Baturaja (ANTARA) - Tiga rumah sakit di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan meliputi RSUD Ibnu Sutowo, RS Noesmir (DKT) dan RS Antonio Baturaja nihil pasien terpapar COVID-19.

"Tingkat keterisian tempat tidur (TT) atau bed occupancy rate (BOR) di tiga rumah sakit tersebut kosong," kata Sekretaris Satgas COVID-19 Ogan Komering Ulu (OKU), Amzar Kristopa di Baturaja, Rabu.

Dia menjelaskan, tingkat keterisian tempat isolasi pasien COVID-19 di rumah sakit darurat tersebut kosong sejak pekan pertama periode Oktober 2021.

"Saat ini 36 tempat tidur di RSUD Ibnu Sutowo dan 11 BOR yang disediakan di RS Noesmir Baturaja khusus untuk pasien COVID-19 semuanya kosong," jelasnya.

Begitu pun 23 BOR yang tersedia di RS Antonio Baturaja sekarang tanpa penghuni tidak ada pasien yang dirawat di sana.

Menurut dia, nihilnya tingkat keterisian semua rumah sakit darurat tersebut terjadi seiring dengan tidak adanya kasus positif COVID-19 di wilayah itu.

Berdasarkan data per 20 Oktober 2021, total jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten OKU tercatat sebanyak 829 orang, 721 diantaranya dinyatakan sembuh dan 108 orang meninggal dunia akibat terpapar virus corona.

"Untuk kasus positif aktif saat ini nihil dengan status Kabupaten OKU masih zona kuning menuju zona hijau COVID-19," kata dia.

Untuk mencegah BOR kembali ke posisi "warning", ia mengimbau semua lapisan masyarakat agar mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka penularan COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

Masyarakat di OKU juga diminta agar pro aktif mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan di 18 Puskesmas di Kabupaten OKU supaya penyebaran virus corona dapat dikendalikan.

"Dengan divaksin dan mematuhi protokol kesehatan diharapkan Kabupaten OKU dapat bebas dari penularan COVID-19," harapnya.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021