Pemuda Pengawal KPK geruduk PMJ desak pengusutan pelaku fitnah

id Pemuda Kawal KPK,Pansel KPK,Capim KPK,Hoax

Pemuda Pengawal KPK geruduk PMJ desak pengusutan pelaku fitnah

Pemuda Pengawal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (27/8/2019). Kedatangan mereka untukĀ mendesak kepolisianĀ mengusutĀ oknum-oknum yang mencoba menebar fitnah terhadap Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK. (Antara)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah massa yang mengatasnamakan Pemuda Pengawal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa, untuk mendesak kepolisian mengusut oknum-oknum yang mencoba menebar fitnah terhadap Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK.

"Beberapa waktu lalu Pansel Capim KPK telah mengumumkan nama-nama yang lolos seleksi ke tahapan selanjutnya. Tetapi dari nama-nama 20 orang yang lolos seleksi, nampaknya diduga ada oknum-oknum yang tidak senang dengan menebar fitnah terhadap Pansel tersebut maupun beberapa peserta yang lolos seleksi," ujar Kordinator Aksi, Agung, dalam keterangannya di Jakarta.



Menurut Agung dan kelompoknya, adanya oknum-oknum penyebar hoaks tidak bisa dibiarkan sehingga aparat kepolisian harus turun tangan menangkap para pelaku penyebar hoaks tersebut.

"Hal ini menjadi keseriusan tersendiri bagi Pemuda Pengawal KPK, karena dengan penyebaran fitnah tersebut sangat berefek jelek, sebab bisa menimbulkan pandangan berbeda terhadap Institusi Anti Rasuah dan Capim KPK itu sendiri dengan membuat spekulasi negatif dari masyarakat," ucapnya.

Diketahui, sebanyak 20 orang dinyatakan lolos tahapan "profile assessment" calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2019-2023.

Peserta terbanyak berasal dari anggota Polri empat orang, kemudian akademisi/dosen sejumlah tiga orang dan kejaksaan dua orang.

"Sebanyak 20 peserta yang lolos ini wajib melanjutkan seleksi ke tahapan selanjutnya, yaitu tes kesehatan, wawancara, dan uji publik," ujar Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih di Gedung Kemensetneg, Jakarta Pusat, Jumat (23/8).
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar