Dua anggota kloter pertama jemaah haji Embarkasi Palembang belum bisa pulang

id haji sumatera selatan,debarkasi palembang,embarkasi palembang,pemulangan jamaah haji

Dokumen - Jemaah calon haji di asrama haji Palembang. (ANTARA/Aziz Munajar/19)

Palembang (ANTARA) - Dua anggota jamaah haji dalam kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Palembang belum bisa pulang ke Tanah Air karena menjadi menjalani perawatan di Arab Saudi.
 
Kepala Subbagian Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan Saefudin Latif di Palembang pada Minggu mengatakan bahwa dua anggota jamaah dalam Kloter I yang tiba di Palembang pada Sabtu malam sekitar pukul 23.20 WIB sakit dan harus menjalani perawatan di Arab Saudi.

"Saat berangkat ke Tanah Suci, jamaah Kloter 1 berjumlah 448 orang. Namun ada satu jamaah yang meninggal di Arab Saudi dan dua jamaah sakit sehingga harus menjalani perawatan dan belum bisa kembali ke Tanah Air," ujar dia.

Anggota jamaah yang masih menjalani perawatan kesehatan di Arab Saudi yakni Sariyah Mukadi dan M. Nasrudin, keduanya dari Ogan Komering Ulu Timur.

Selain itu ada seorang anggota jamaah dalam kloter pertama Palembang yang meninggal dunia, yakni Kaminem Matahir Asir (58) asal Ogan Komering Ulu Timur. Kaminem meninggal dunia pada 8 Agustus di Mekkah.

Jamaah Kloter I yang tiba pada Sabtu malam total terdiri atas 447 orang, mencakup satu orang dari Kloter 18 dan satu orang dari Kloter 4 yang pemulangannya digabungkan dengan Kloter I.
 
Pemulangan jamaah haji yang berangkat dari Embarkasi Palembang akan berlanjut hingga 4 September mendatang. Setibanya di bandara, jamaah akan menjalahi pemeriksaan suhu tubuh dan kemudian dibawa ke asrama haji.

Musim haji tahun ini, Embarkasi Palembang memberangkatkan 8.509 orang untuk menunaikan ibadah haji di Arab Saudi, terdiri atas 7.166 orang asal Sumatera Selatan, 1.248 asal Bangka Belitung, dan 95 petugas kloter.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar