Bupati OKU Timur & Kepala BPS MoU bidang statistik

id bupati oku timur,oku timur,pemkab oku timur,bps,statistik

Bupati OKU Timur HM HM Kholid Mawardi dan Kepala BPS Kabupaten OKU Timur, menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang kerjasama bidang statistik data tahun 2019 di Kabupaten OKU Timur, Jumat (25/1). (ANTARA News Sumsel/Joko Lay/Erwin Matondang/19)

Martapura (ANTARA News Sumsel) - Bupati OKU Timur HM HM Kholid Mawardi dan Kepala BPS Kabupaten OKU Timur, menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang kerjasama bidang statistik data tahun 2019 di Kabupaten OKU Timur, Jumat (25/1).

Bupati OKU Timur  HM Kholid Mawardi saat penandatangan MoU maupun kerjasama  kestatistikan antara Pemkab dengan BPS OKU Timur, mengatakan data statistik sangat berguna untuk menentukan arah program pembangunan.

Kerjasama  ini diharapkan bisa mensinergikan program-program Pemkab OKU Timur dengan BPS, Betapa pentingnya keberadaan statistik yang selama ini kita anggap sebelah mata. 

Bupati OKU Timur juga menambahkan IPM OKU Timur semula diposisi 11 melompat diposisi tujuh untuk di Sumsel.Tentunya untuk melaksanakan kegiatan program  IPM banyak komponennya pertama usia harapan hidup manusia, tolak ukurnya kesehatan masyarakat yang bagus, angka buta hurup, tingkat penpadatan,terangnya. 

Menurutnya salah satu manfaat data statistik sangat besar dalam sebuah kemajuan suatu daerah. Contohnya apa yang dilakukan oleh OKU Timur dengan melakukan survey intern daerah membuat angka DAU OKU Timur naik signifikan. 

"Angka kemiskinan merupakan titik akhir penilaian kerja kita, jika apa yang kita perbuat tidak merubah angka kemiskinan ini memcerminkan program kita tidak bermanfaat bagi masyarakat," ungkap mantan Camat Madang Suku I ini.

Sementara Kepala BPS OKU Timur Maryamal Qibtiah, menambahkan program pertama yang akan dilakukan penghitungan implasi OKU Timur dan kegiatan-kegiatan perstatistikan.

"Mudah-mudahan data yang ada bisa untuk menjadi acuan pembuatan kebijakan maupun program bagi OKU Timur," ujarnya.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar