Pungli di simpang Unimed meresahkan

id pungli, Pungutan liar sekelompok pemuda, pengendara lalu lintas yang melewati simpang Jalan, dikenal simpang Unimed semakin meresahkan

Pungli di simpang Unimed meresahkan

Ilustrasi- Stop pungutan liar. (IST)

Medan (ANTARA Sumsel) - Pungutan liar yang dilakukan oleh sekelompok pemuda terhadap pengendara lalu lintas yang melewati simpang Jalan Willem Iskandar atau yang lebih dikenal simpang Unimed semakin meresahkan.

Sudirman, salah seorang pengendara lalu lintas di Medan, Selasa, mengaku sangat resah dengan adanya pratik pungli tersebut karena terkesan memaksa, sehingga meski keberatan ia terpaksa juga memberi uang kepada sekelompok pemuda tersebut.

Pasalnya pungutan yang dilakukan dengan alasan untuk mengurai kemacetan tersebut, dilakukan secara "liar" karena tanpa adanya patokan tarif oleh lembaga resmi.

Ia berharap pihak-pihak terkait, baik kepolisian mau pun Dinas Perhubungan Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang dapat segera melakukan tindakan terhadap praktik pungli tersebut.

"Kalau ini terus dibiarkan, akan semakin meresahkan masyarakat. Apalagi pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya menindak praktik pungli," katanya.

Sebelumnya Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) akan dibentuk di kota itu dan memberantas praktik pengutipan biaya tidak resmi terutama dalam pelayanan publik.

"Dengan demikian akan lebih meningkatkan kinerja aparatur pemerintah dalam upaya untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat," katanya.

Sebelum Satgas itu terbentuk, Eldin juga mengaku sudah dua kali membuat surat edaran kepada seluruh jajarannya agar tidak melakukan pungli.

Pimpinan SKPD, terutama yang menyangkut langsung dengan pelayanan kepada masyarakat diminta agar benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar