Tim temukan jasad remaja tenggelam di Bekasi

id Korban ditemukan,Korban tenggelam,Tenggelam di Kalimalang,Korban remaja,Kabupaten Bekasi,Tim pencari gabungan

Tim temukan jasad remaja tenggelam di Bekasi

Petugas gabungan dibantu warga mengevakuasi jasad korban remaja tenggelam di Pintu Air Sipon Bekasi pada Rabu (14/4/2021) dini hari. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

Bekasi (ANTARA) - Tim gabungan berhasil menemukan jasad remaja berusia 14 tahun, bernama Rafi Ardika, yang tenggelam di Sungai Kalimalang, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sejak dua hari lalu.

"Korban ditemukan dini hari tadi, sekitar pukul 00.30 WIB," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi Henri Lincoln di Cikarang, Rabu.

Ia menjelaskan korban ditemukan petugas gabungan di Pintu Air Sipon Bekasi yang berjarak kurang lebih lima kilometer dari lokasi awal kejadian.

"Radius lima kilometer dari titik awal korban tenggelam. Ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia," katanya.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi. Saat ini, jasadnya telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Petugas gabungan dibantu warga mengevakuasi jasad korban remaja tenggelam di Pintu Air Sipon Bekasi pada Rabu (14/4) pukul 00.30 WIB. (Foto: Pradita Kurniawan Syah).


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Hendra Sudirman mengaku tim gabungan sebelumnya menghentikan sementara upaya pencarian pada hari kedua, tepatnya pada Selasa (13/4) sore akibat cuaca.

Sambil menunggu cuaca stabil, kata dia, petugas melakukan pemantauan secara visual melalui akses jalan darat yang kemungkinan dilalui korban.

"Betul saja, saat petugas menyisir akses darat menuju Pintu Air Sapon, korban terlihat mengambang di sekitar pintu air itu," ucapya.

Mewakili seluruh tim pencari gabungan, Hendra mengungkapkan turut berduka cita kepada keluarga korban atas musibah yang menimpa buah hatinya itu.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan beserta masyarakat yang telah melakukan pencarian terhadap korban," kata dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar